Semangat Ammar bin Yasir Untuk Syahid

0
Kisah-Kisah Perang Lain Semangat Ammar bin Yasir Untuk Syahid
Diriwayatkan oleh Thabarani dan Abu Ya’la dan Abu al Bukhtari, dan Maisarah: Bahwa Ammar bin Yasir r.a. telah berperang dalam perang Shiffin, namun tidak sampai terbunuh. Ia datang kepada All r. a. dan berkata, “Wahai Amirul Mukminin! Pada hari ini dan itukah (lnikah hari yan dikabarkan Nabi saw, bahwa aku akan mati syahid dan aku akan dibunuh oleh golongan pemberontak yang melemparkan kebenaran)?”

Ali r. a. pun berkata, “Tinggalkan urusan ini.” 
Ali r.a. berkata demikian tiga kali, kemudian ia diberi minum susu. 
Setelah itu ia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah saw. telah bersabda bahwa inilah (susu) minuman terakhir yang aku minum di dunia.” Kemudian ia pun bangun dan berperang bingga terbunuh. 

Al Haitsami berkata juz 9, hal. 297.:. Hadits ini telah diriwayatkan oleh ath Thabarani dan Abu Ya’la dengan beberapa sanad. Dalam sebagian sanad itu terdapat Atha’ bin as Sa’ib, sedang hafalannya telah berubah. .Para rawi lainnya adalah tsiqat dan sanad-sanad lainnya adalah lemah — selesai. 

Dalam riwayat Thabarani dan Sinan ad Duwali r.a., seorang sahabat Rasulullah saw, katanya: Aku melihat Ammar bin Yasir r.a. dalam perang Shiffin, dan Ia meminta air minum dari hambanya. . Kemudian hambanya membawakan satu wadah berisi susu kepadanya. Ia meminumnya kemudian berkata, “Telah benarlah Allah dan Rasul-Nya. Pada hari ini aku akan bertemu dengan para kekasihku, yaitu Muhammad dan para sahabatnya.” 

Dalam riwayat Thabarani, dari Ibrahim bin Abdurrahman bin Auf r. a., katanya: . Aku mendengar: Ammar bin Yasir berseru dalam perang Shiffin, pada hari beliau terbunuh, “Sesungguhhya aku telah bertemu dengan al Jabbar (Allah), aku telah menikahi bidadari. Pada hari ini aku akan bertemu dengan para kekasihku, yaitu Muhammad dan para sahabatnya. Rasulullah saw. telah berjanji padaku bahwa akhir bekalku di dunia adalah susu kental yang dicampur dengan sedikit air.”. . 

Al Haitsami berkata (juz 9, hal. 296): Hadits ini diriwayatkan ath Thabarani dalam al Ausath dan al imam Ahmad secara rirgkas. Para rawi keduanya adalah rawi-rawi shahih. Al Bazzar meriwayatkannya serupa. Itu dengan sanad yang lemah.. Dalam satu riwayat al Imam Ahmad disebutkan: Bahwa ketika dia diberi susu, dia tertawa. — selesai.

By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/

Post a Comment

0Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Post a Comment (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !