Dakwah Rasulullah Kepada Bani Syaiban Bag. 1

0
Dakwah - Diriwayatkan oleh Abu Nuaim dalam kitab ad Dala'il (hal. 96) dari Ibnu Abbas r.a.dari Ali bin Abi Thalib r.a., katanya: Ketika Allah Azza wa Jalla memerintahkan Nabi supaya  menawarkandirinya  agar dilindungi  di hadapan kabilah-kabliah  Arab, Rasulullah keluar bersamaku dan Abu Bakar r.a. menuju Mina sehingga kami sampai di satu majlis diantara  majelis-majelis orang-orang Arab itu, Abu Bakar tampil  kedepan  dan memberi salam. Sejak dahulu Abu Bakar  selalu tampil  didepan dalam semua kebaikan  dan ia merupakan  seorangyang ahli  tahu tentang nasab. Abu Bakar bertanya, "Dari kaum manakah kalian ?"

Mereka menjawab, "Dari Bani Rabi'ah."
Tanya Abu Bakar, "Dari bani Rabi'ah yang mana?"


Selanjutnya Ali menceritakan dengan panjang lebar. Dalam kisah tersebut, Ali berkata: Kemudian kami duduk di majelis yang diliputi ketenangan dan kewibawaan. Disana ada beberapa syaikh yang mempunyai kedudukan dam kewibawaan. Abu Bakar tampil kedepan dan memberi salam, sedang Abu Bakar adalah orang yang selalu tampil  didepan  dalam setiap kebaikan.

Abu Bakar bertanya kepada mereka, "Kalian berasal dari mana?"
Mereka menjawab, "Kami dari Bani Syaiban bin Tsa'labah."

Abu Bakar menoleh ke arah Rasulullah dan berkata, "Ayah dan ibuku menjadi tebusan bagimu, selain orang-orang itu, tiada kemuliaan lagi dalam kaum mereka."

Didalam kaum itu terdapat Mafruq bin Amr , Hani bin Qabishah, Mutsana bin Haritsah, san Nu'man bin Syarik, san orang yang paling dekat dengan Abu Bakar adalah Mafruq bin Amr. Mafruq mengungguli  orang lain dalam hal kepandaian bicara  dan penjelasan.  Ia mempunyai dua kepang rambut  yang menjulur di atas dadanya dam ia duduk paling dekat dengan Abu Bakar. Abu Bakar bertanya kepadanya, "Berapa jumlah kalian?"

Mafruq mejawab, "Jumlah kami seribu orang lebih dan seribu orang tidak bisa dikalahkan karena sedikitnya."

Abu Bakar bertanya, "Bagaimana kekuatan kalian?"
Jawab Mafruq, "Kami selalu berjuang  keras dan setiap kaum memiliki bagian dan  kebahagiaan sendiri."

Abu Bakar bertanya lagi, "Bagaimana peperangan kalian dengan musuh kalian?"
Mafruq berkata, "Kami akan sangat bersemangat apabila bertemu dengan musuh kami. Dan kami bertempur dengan sangat dahsyat jika kami sangat bersemangat. Sesungguhnya kami lebih memilih kuda yang kuat daripada anak, dan lebih memilih senjata daripada kuda yang bersusu banyak. Sedang pertolongan  berasal dari Allah. Kadang Dia memenangkan kami  dan terkadang Dia memberi  kekalahan pada kami. Sepertinya engkau berasal dari kaum Quraisy, benarkah?"

Abu Bakar  berkata, "Jika engkau mengetahui bahwa beliau adalah utusan Allah , karena itulah beliau berada disini."
Mafruq berkata, "Kami telah mengetahui bahwa beliau membuat pengakuan seperti itu."

Kemudian ia berpaling kepada Rasulullah , "Kepada apakah engkau menyeru, wahai saudara Quraisy?"

Kemudian Rasulullah tampil kedepan dan duduk, Abu Bakar meneduhi Nabi dengan pakaiannya. Raulullah bersabada, "Aku menyeru kalian agar bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan sesungguhnya aku adalah utusan Allah; agar kalian melindungi dan menolongku hingga aku selesai melaksanakan perintah Allah  kerena sesungguhnya kaum Quraisy telah bersatu untuk memerangi agama Allah, mendustakan Rasul-Nya, dan meridhai kebathilan daripada  yang haq, dan Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji."

Selanjutnya Klik disini.....

DaBy. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/

Post a Comment

0Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Post a Comment (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !