Kesabaran - Diriwayatkan oleh al Baihaqi dari Abdullah bin Ja'far r.a., katanya: Setelah Abu Thalib meninggal dunia, seorang pandir dari kalangan orang-orang pandir suku Quraisy menghadang Rasulullah, lalu melemparkan tanah kearah belaiu. Ketika Rasulullah kembali kerumahnya, seorang anak perempuannya membersihkan tanah itu dari wajah Rasulullah sambil menangis.
Rasulullah bersabda kepada anak perempuannya itu, "Wahai putriku, janganlah menangis, sesungguhnya Allah melindungi ayahmu."
Rasulullah berkata dalam kesempatan itu, "Orang-orang Quraisy tidak berani menyakitiku dengan sesuatu yang tidak kusukai ketika Abu Thalib masih hidup. Setelah Abu Thalib wafat, mereka mulai menjalankan perbuatan-perbuatan buruk kepadaku dengan terang-terangan."
Sebagaimana dalam kitab al Bidayah (3/134).
Abu Nuaim juga telah meriwayatkan dalalm kitab al Hilyah (8/308), dari Abu Hurairah, katanya: Setelah Abu Thalib wafat, orang-orang Quraisy mulai mengganggu Rasulullah dengan kekerasan dan pandangan yang mengandung api kebencian . Maka Rasulullah bersabda, "Wahai pamanku, Sungguh cepat perubahan yang aku jumpai karena kehilanganmu."

