Khubaib, Zaid bin Datsinah dan Abdullah bin Thariq bersikap lunak dan lembut dan cenderung untuk tetap hidup. Maka mereka menyerahkan diri kepada orang-orang Hudzail, sehingga mereka menawan ketiganya. Mereka dibawa ke Mekkah untuk dijual. Ketika mereka sampai di Zhahran, Abdullah bin Thariq dapat melepaskan ikatan tangaanya, kemudian mengambil pedangnya. Tetapi orang-orang Hudzail mundur lalu melemparinya dengan batu sehingga ia tewas. Maka kuburan Abdullah terletak di Zhahran.
Khubaib bin Adi dan Zaid bin Datsinah kemudian dibawa ke Makkah. Kemudian keduanya ditukar dengan dua orang Hudzail yang ditawan orang-orang Quraiys Mekkah.
Khubaib dibeli oleh Hujair bin Abu Ihab at Tamimi. Sedangkan Zaid bin Datsinah dibeli oleh Shofyanbin Umayyah untuk dibunuh sebagai balas dendam atas kematian ayahnya ditangan Zaid. Maka ia membawa Zaid bersama seorang budaknya yang bernama Nisthas ke Tan'im dan mengeluarkannya dari tanah haram untuk dibunuh. Maka berkumpulah disana sekumpulan orang-orang Quraiys, diantara mereka terdapat Abu Sufyan bin Harb.
Abu Sufyan berkata kepadanya ketika ia akan dibunuh, "Aku bersumpah dengan nama Tuhan, Hai Zaid! Apakah engkau suka apabila Muhammad menggantikan tempatmu disini untuk kami penggal kepalanya dan kamu tinggal bersenang-senang dengan keluargamu?"
Jawab Zaid, "Aku tidak suka Muhammad yang sekarang ada ditempatnya terkena duri yang menyakitinya, sementara aku duduk ditengah keluargakku."
Abu Sufyan berkata, "Aku tidak pernah melihat seorang manusia pun yang mencintai seseorang seperti kecintaan para sahabat Muhammad terhadap Muhammad."
Akhirnya Nisthas pun membunuh Zaid.
By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/
