Kisah Sahabat Khubaib yang dipenjara di Mekkah dan Syahidnya

0
Kisah Sahabat Khubaib yang dipenjara di Mekkah

Mengenai Khubaib bin Adi, telah memberitahuku Abdullah bin Abu Najih, bahwa ia telah diberitahu oleh Mariyah, seorang budak perempuan Hujair bin Abu Ilhab yang telah memeluk islam. Mariyah berkata, "Khubaib dipenjara di rumahku. Pada suatu hari aku mengintipnya, aku melihat tangannya segugus buah anggur sebesat kepala manusia yang sedang dinikmatinya. Sedang aku tidak tahu adanya anggur yang dimakan di bumi Allah ini (belum musim anggur).

(Ibnu Ishaq berkata) Telah menceritakan kepadaku Ashim bin Amr bion Qatadah dan Abdullah bin Abu Najih, bahwa keduanya berkata : Putri al Harits berkata : Khubaib berkata kepadaku ketika tiba saatnya untuk dibunuh, "Berikan kepadaku pisau tajam yang akan kupakai untuk membersihkan diri saat dibunuh nanti."

Maka kuberikan sebilah pisau cukur kepada seorang anak kecil diantara suku kami. Aku berkata kepadanya, "Bawa masuk pisau ini ke rumah itu dan berikan kepada laki-laki itu." Perempuan itu berkata: Demi Allah!Tiada lain itu merupakan bentuk penyerahan diri anak kecil itu kepada Khubaib untuk dibunuh. Sehingga aku berkata, "Apa yang telah aku lakukan ? Demi Allah! Laki-laki itu bisa membalas dendam dengan membunuh anak kecil itu sehingga terbalas nyawa seseorang diganti denagn nyawa seorang lainnya."

Ketika anak itu mengulurkan pisau itu, Khubaib mengambilnya dengan tangannya kemudian berkata, "Demi hidupmu! Apakah ibumu tidak takut aku akan berkhianat ketika ia mengutusmu dengan membawa pisau ini kepadaku?"

Lalu Khubaib melepaskannya. Ibn Hisyam berkata : Dikatakan bahwa anak itu adalah putranya.
Ibnu Ishaq berkata: Ashim berkata: Kemudian mereka membawa pergi Khubaib, sehingga ketika mereka tiba di Tan'im untuk menyalibnya, Khubaib berkata kepada mereka, "Jika kalian mau membiarkan aku mengerjakan shalat dua rakaat, maka ijinkanlah."

Jawab mereka, "Terserah kamu, shalatlah."
Kemudian ia shalat dua rakaat dengan menyempurnakan dan membaguskannya. Selanjutnya ia menghadap kerah mereka dan berkata, "Ketahuilah! Demi Allah! Jika tidak karena kalian akan menyangka aku takut mati, aku akan memperbanyak jumlah rakaat shalatku."

Maka Khubaib adalah orang pertama yang memberikan contoh shalat dua rakaat sebelum dibunuh. Kemudian mereka mengangkatnya keatas sebatang kayu. Taktala mereka telah mengikatnya, ia berdoa, "Yaa Allah! Sesungguhnya kami telah menyampaikan risalah RasulMu. Maka sampaikan kabar kami kepada Beliau besok mengenai apa yang telah diperbuat  terhadap kami."

Lalu ia berdoa lagi, "Yaa Allah! Binasakan mereka dan jangan kau sisakan seorang pun, bunuhlah mereka satu persatu, dan jangan Kau tinggalkan seorang pun."

Kemudian mereka membunuhnya. Muawiyah bin Abu Sufyan berkata, "Pada hari itu aku hadir bersaman Abu Sufyan dan orang-orang lainnya. Sungguh,  ketika aku melihatnya membuat aku terlempar ketakutan karena doa Khubaib. Sedang orang-orang ssaati itu mengatakan bahwa bila seseorang didoakan dengan keburukan, lalu ia berbaring pada sisi badannya, maka doa itu akan meleset darinya."

Dalam kitab "Maghazi" Musa bin Uqbah disebutkan : Bahwa Khubaib dan Zaid bin ad Datsinah dibunuh pada hari yang sama. Dan Rasulullah mendengar perkataan mereka pada hari keduanya dibunuh, maka beliau bersabda, "Untuk kalian berdua - atau untuk kamu - keselamatan! Khubaib telah dibunuh orang-orang Quraiys.

Musa menyebutkan bahwa ketika membunuh Zaid bin Datsinah, mereka melemparnya dengan anak panah untuk membuatnya murtad dari agamanya. Namun itu malah membuatnya bertambah iman dan menyerahkan diri kepada Allah. Urwah bin  Musa bin Uqbah menyebutkan : Ketika mengangkat Khubaib keatas kayu, mereka berteriak , "Apakah kamu suka bila Muhammad menggantikan tempatmu?" Ia menjawab, "Tidak, demi Allah Yang Maha Agung! aku tidak suka beliau menebus diriku walau hanya sebatang duri yang menusuk tapak kakinya." Lalu mereka menertawakannya.
Ini diceritakan Ibnu Ishaq dalam kisah Zaid bin ad Datsinah - wallahu a'lam.
Demikian tercantum dalam kitab al Bidayah (juz 4, hal. 63)

By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/

Post a Comment

0Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Post a Comment (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !