Khidmat Kaum Wanita di Jalan Allah
Dikeluarkan oleh at Thabrani dari Ummu Sulaim r.ha. katanya,. “Pada suatu hari, Rasulullah saw. berangkat berghuzwah, bersama dengannya Sekumpulan wanita. Kaum wanita itu berkhidmat memberikan minuman dan
Dikeluarkan oleh Muslim dan at Tirmidzi serta dishahihkannya, dari Anas r.a. katanya, “Rasulullah saw. pernah berghuzwah dengan Ummu Sulaim dan sekumpulan wanita Anshar. Mereka memberi minum kepada laskar-laskãr muslimin dan merawat mereka yang cedera.”
Dikeluarkan oleh al Bukhari dari ar Rabi’ binti Ma’ud r.ha. katanya, “Kami bersarna dengan Rasulullah. saw., dalam ghuzwah dan kami telah memberi minum kepada laskar-laskar muslimin, merawat mereka yang Cedera dan membawa orang yang terbunuh kembali ke Madinah.”
Dikeluarkan juga oleh Imam Ahmad, Muslim dan lbnu Majah dari Ummu Athiah al Anshari r. ha., katanya, “Aku keluar berghuzwah bersama dengan Rasulullah saw. sebanyak tujuh .kali. Aku tinggal di kemah mereka, menyediakan makanan untuk mereka dan merawati yang cedera.”
Dikeluarkan oleh at Thabrani dari Laila al Qhofaiah r.ha. katanya,
“Aku pernah keluar bersama dengan Rasulullah saw. untuk merawat tentara-tentara muslim yang cedera.”
Dikeluarkan oleh al Bukhari dari Anas r.a. katanya, “Dalam perang Uhud, sebagian sahabat meninggalkan tempat Rasulullah saw.. Aku melihat Aisyah binti Abu Bakar dan Ummu Sulaim mundar mandir di antara laskar laskar kami, berkhidmat untuk mereka dengan membawa air di dalam kantung kulit. Mereka mengangkat air itu dan mengalasnya di belakang mereka kemudian menuangkannya ke dalam mulut-mulut laskar-laskar muslimin.”
Dikeluarkan juga oleh Muslim dan al Baihaqi dari Anas r.a..
Dikeluarkan oleh al Bukhari dari Tsa’labah bin Abi Malik r.a. bahwa Umar bin al Khaththab telah membagi-bagikan pakaian di kalangan kaum wanita Madinah sampai suatu ketika hanya tinggal sehelai pakaian saja. Beberapa orang di sekelilingnya berkata, “Ya Amirul mukminin! Berikanlah kepada anak perempuan Rasulullah saw. yaitu isterimu, Ummu Kulsum.”
Umar r.a. berkata, “Ummu Sulaid r.ha. lebih berhak dan Ummu Sulaid adalah wanita Anshar yang telah berbaiat kepada Rasulullah saw. Ia juga pernah mundar mandir pada hari perang Uhud untuk memberikan minuman kepada laskar-laskar muslim.”
Dikeluarkan oleh Abu Nuaim dan Abu Ubaid, sebagaimana dalam al Kanz.
Dikeluarkan oleh Abu Daud dari jalur Hasraj bin Ziyad dari neneknya r.ha. bahwa kaum wanita pernah keluar bersama-sama Rasulullah saw. dalam perang Hunain. Di dalam perang itu, Rasulullah saw. bertanya kepada mereka mengenainya, yaitu apa yang mereka lakukan. Maka kami berkata bahwa kami mendendangkan syair, menolong mereka di jalan Allah, merawati mereka yang cedera, memungut anak-anak panah yang berjatuhan dan membuat makanan.”
By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/

