Dikeluarkan oleh Ibnu Asakir dari az Zuhri katanya: Rasulullah saw. mengutus satu sariyyah yang di antaranya termasuk Saad bin Abi Waqas. Sariyyah itu dikirim ke perbatasan tanah Hijaz yang disebut Rabiq. Orang orang Musyrikin telah menyerang kaum muslimin. Saad bin Abi Waqas tampil dengan melepaskan anak panahnya ke arah musuh-musuh Allah itu. Anak-anak panah Saad bin Abi Waqas adalah anak panah yang pertama dilontarkan di jalan Allah. Perang itu juga merupakan perang yang pertama di dalam Islam.
Saad bin Abi Waqas pernah bersyair tentang panahannya:
“Apakah Rasulullah saw. telah datang.
Sesungguhnya aku mempertahankan sahabatku dengan lontaran panahku.”
“Mengusir dengannya musuh-musuh mereka sejauh-jauhnya.”
“Dengan segala kekasaran dan kesenangan.”
“Maka tidaklah ada sebelumku
orang yang melontarkan anak panah ke arah musuh, ya Rasulullah!”
Sebagaimana dalam al Muntakhab dan Ibnu Asakir.
Dikeluarkan oleh Ibnu Asakir dari Ibnu Sihab katanya: Saad bin Abi Waqas telah berhasil membunuh musuh hanya dengan satu lontaran anak panah di dalam perang Uhud. Tiga kali anak panah dilontarkan ke arahnya, semuanya telah dibalas oleh Saad dan berhasil membunuh musuh dengan setiap lontaran anak panah itu. Kemudian mereka melontarkan anak-anak panah ke arahnya lalu Saad mengambilnya dan memanahkahnya kembali ke arah mereka untuk kedua kalinya sehingga dapat membunuh seorang dari mereka. Kemudian ia memanah lagi dan dapat membunuh lagi seorang musuh. Ketangkasan Saad itu telah mengagumkan kaum muslimin.
Dikeluarkan oleh al Bazar dan Ibnu Masud r.a. katanya: Saad bin Abi Waqas telah berperang bersama-sama dengan Rasulullah saw., di dalam perang Badar melawan pasukan berkuda dan pasukan yang berjalan kaki.
By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/