Hadis Jabir r.a. Mengenai Urusan Orang Anshar

0
Kisah Sahabat - Diriwayatkan oleh al Imam Ahmad , dari Jabir bin Abdullah r.hum., katanya: Raslulullah  selalu menawarkan dirinya  kepada orang banyak  pada musim haji. Beliau bersabda, "Adaka seseorang yang bersedia  membawaku kepada kaumnya, karena orang-orang Quraisy telah menghalangiku dari menyampaikan  perkataan Tuhanku Azza wa Jalla?"


Maka belia didatangi seorang lelaki dati kabilah Hamdan, kemudian  Rasulullah bertanya, "Engkau berasal dari mana?"
Lelaki itu menjawan, "Aku dari Hamdan"

Raslulullah bertanya, "Apakah kaummu memliki kekuatan?"
Jawab lelaki itu, "Ya."

Kemudian lelaki itu takut apabila kaumnya membatalkan perlindungan terhadap dirinya, sehingga ia mendatangi Rasulullah dan berkata, "Aku akan pergi menemui mereka dan memberi tahu mereka, kemudian aku akan kembali menemui esok hari."
Sabda Rasulullah, "Baiklah."

Maka lelaki itu pun pergi dan akhirnya rombongan Anshar datang pada bulan rajab.
Al Haitsami berkata (juz 6 hal. 35): Para perawinya adalah tsiqat. Al Hafidz menisbatkannya dalam al Fath (juz 7, hal. 156) kepada Ash-hab as Sunan dan al Imam Ahmad; dan  dia berkata bahea al Hakim telah menshahihkannya.

Kisah ini telah dikemukakan dalalm Bai'at atas Nushrah, dari hadits Jabir. r.a. sebagaimana tersebut dalam  riwayat al Imam Ahamad, katanya:  Rasulullah telah tinggal  di Makkah selama sepuluh tahun. Beliau mendatangi orang banyak di tempat-tempat mereka di pasat  Ukazh  dan Majanah pada musim haji.

Rasulullah bersabda, "Siapakah yang mau memberikan tempat untukku? siapakah yang mau menolongku? Sampai aku menyampaikan  risalahTuhanku, maka ia mendapatkan Jannah."

Namun Rasulullah tidak mendaptakan seorang pun yang mau memberikan perlindungan dan temnpat tinggal untuknya, sehingga ada seorang lelaki berangkat dari Yaman  atau Mudhar, ia didatangi kaumnya, lalu merekea berkata kepadanya, "Hati-hatilah terhadap pemuda Quraisy itu, jangan sampai ia mencelakaimu."

Setiap kali Rasulullah melewati kediaman mereka, mereka menuding-nudingkan jari mereka ke arah beliau, hingga Allah menghantar kami kepada belliau di Yatsrib, lalu kami memberinya tempat tinggal dan membenarkannya.

Dalam keadaan demikian itu, ada seorang lelaki diantara kami yang keluat lalu beriman kepadanya, dan beliau membacakan  al Quran kepadanya. Kemudian ia pulang menemui keluarganya lalu mereka memeluk islam kerena ke-Islamannya.

Hal yang sama  terjadi kepada seorang lelaki lain sehinga tidak ada sebuah kampung pun diantara kampung-kampung orang Anshar, melainkan di dalamnya terdapat sekelompok muslim yang menampakkan ke-Islamannya. Kemudian berembug dan mengatakan, "Sampai kapan kita akan membiarkan Rasulullah berkeliling seorang diri diantara gunung-gunung  kota Makkah, lalul beliau ditolahk dan ditakut-takuti?"
Maka tujuh puluh laki-laki diantara kami berangkat menemui beliau, sehingga tiba di hadapannya pada musim haji. Kami berjanji untuk mengunjungi beliau pada waktu yang telah ditentukan di Syi'ib Aqabah. Kami di sana seorang demi seorang , sampai kami berkumpul semuanya. Kami berkata, "Wahai Rasulullah, atas perkara apa kami berbai'at kepadamu?"

Diriwayatkan oleh al Hakim (2/625) dan dia berkata: sanadnya  shahih


By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/

Post a Comment

0Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Post a Comment (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !