Dakwah Rasulullah kepada Kerabat Dekatnya dan Suku-Suku Quraisy Sesudah turunnya ayat al Quran.
Diriwayatkan oleh Ibnu Sa'ad dari Ibnu Abbas r.a. katanya: Ketika Allah menurunkan ayat alQuran
"Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat."
Maka Nabi pergi dan naik bukit Marwah kemudian berseru, "Hai Bani Fihr"
Maka orang-orang Qurays pun datang. Abu Lahab bin Abdul Muthalib berkata, "Inilah bani Fihr sedang berada disisi kamu, maka katakanlah maksudmu."
Sabda Rasulullah, "Hai bani Ghallib."
Maka bani Muharib dan bani Harits - yaitu dua anak Fihr - segera datang berkumpul. Rasulullah bersabda, "Hai Bani Luai bin Ghalib."
Maka datanglah bani Tamim bin al Adram bin Ghalib. Rasulullah menyeru lagi, "Hai bani Murrah bin Kaab."
Maka berkumpulah orang-orang dari kalangan bani Adi bin Ka'b, bani Sahm, dan bani Jummah bin Amr bin Hushaish bi Ka'b bin Luai.
Rasulullah menyeru lagi, "Hai bani Kilab bin Murrah."
Maka datanglah bani Makzhum bin Yaqazhah bin Murrah dan bani Tarim bin Murrah.
Rasulullah menyeru lagi, "Hai bani Qushay."
Maka datanglah bani Zuhrah bin Kilab.
Rasulullah menyeru lagi, "Hai bani Abdul Manaf."
Dengan demikian berkumpulah bani Abdud Dar bin Qushay, Bani Asad bin Abdul Uzza bin Qushay, dan bani Abd bin Qushay.
Abu Lahab berkata kepada Rasulullah, "Orang-orang bani Abdul Manaf telah berada disampingmu, maka katakanlan apa maksudmu."
Setelah berkumpul semua, Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya Allah telah memerinthkan aku supaya memperingatkan keluraga dan kaum kerabatku yang terdekat, dan kalian semua adalah kerabatku dari kaum Quraisy. Sesungguhnya aku tidak menguasai bagian dari Allah untuk kalian sedikitpun, didunia maupun di akhirat, kecuali jika kalian mengucapkan Laa Ilaaha Illallah, sehingga aku bisa menjadi bagian kalian disisi Alla kelak. Dengan itu orang-orang akan tunduk kepada kalian dan orang Ajam akan menyerah patuh kepada kalian."
Setelah mendengar seruan Rasulullah itu, Abu Lahab berkata, "Celakalah kamu ! Hanya untuk ini engkau kumpulkan kami?"
Berkenaan dengan ini, Allah menurunkan ayat:
"Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnyadia akan binasa. Tidalh berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak ia akan masuk kedalamapi yang bergejolak. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar, yang dilehernya ada tali dari sabut."(Qs. al Lahab ayat 1-5)
Dia berfirman, "Telah rugi kedua tangan Abu Lahab."
Sebagaimana yang tercantum dalam kitab Kanzul Ummal (1/277).
Diriwayatkan oleh Ahmad dari Ibnu Abbas r.a. katanya:
Ketika Allah menurunkan ayat:
"Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat."
Maka Nabi datang kebukit Shafa dan menaikinya kemudian berseru, Yaa Shabahah."
Maka Orang-orang Quraisy semua berkumpul kepadanya. Ada yang datang sendirian dan ada juga yang hanya mengirim utusannya saja. Rasulullah bersabda, "Hai Bani Abdul Muthhthalib! Hai Bani Fihr! Hai Bani Ka'b! Bagaimanakah pendapat kalian jika kau kabarkan kepada kalian mengenai pasukan tentara yang datang untuk menyerang kalian, yang sekarang ini sedang berada di balik gunung ini, apakah kalian akan mempercayaiku?"
"Ya!" jawab mereka serentak.
Raslulullah bersabda, "Sesungguhnya aku adalah pembawa peringatan untuk kalian sebelum datangnya azab yang pedih."
Abu Lahab berkata, "Celakalah kamu pada seluruh hari ini. Apakah kamu tidak memanggil kami kecuali untuk ini saja?"
Kemudian Allah menurunkan surat al Lahab. Al Buhari dan Muslim meriwayatkan hadits seperti yang tercantum dalam kitab al Bidayah. (juz 3, hal. 38).
By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/

