Kisahsahabat.com - Diriwayatkan oleh Abu Nuaim dalam kitab al Hilyah ari Urwah
bin Zubair, katanya: Ketika orang-orang Anshar mendengar ucapan Rasulullah,
mereka yakin dan jiwa mereka merasa tenang kepada dakwahnya, lalu mereka
membenarkan dan beriman kepada Rasulullah – mereka adalah asbab-asbab kebaikan
dan mereka berjanji untuk menemui Rasulullah pada musim haji berikutnya.
Kemudian mereka kembali kepada kaum mereka – maka mereka mengirimkan utusan
dengan pesan kepada Rasulullah sebagai berikut: “Kirimkan seorang sahabat dari
pihakmu yang dapat menyeru manusian kepada kitab Allah, karena dengan begitu,
dia akan lebih mudah ditaati.”
Mengutus Mush’ab bin Umair ke Madinah
Maka Rasulullah mengutus Mush’ab bin Umair, saudara Bani
Abdud Dar. Mush’ab singgah dikediaman Bani Ghanm dirumah As’ad bin Zurarah dan
selalu menceritakan dan membacakan al Qur’an kepada mereka. Selanjutnya Mush’ab
selalu berdakwah di tempat Sa’d bin Muadz dan melaului tangan Mush’ab bin
Umair, Allah telah memberikan hidayah kepada banyak orang sehingga kebanyakan
penghuni rumah kaum Anshar telah memeluk Islam, hanya sebagian kecil saja yang
belum beriman. Termasuk yang memeluk Islam adalah orang terhormat dikalangan
mereka. Salah seorang tokoh yang memeluk Islam itu adalah Amr bin Jamuh. Itulah
yang menyebabkan banyak berhala dimusnahkan. Setelah itu Mush’ab bin Umair
kembali kepada Rasulullah dan selanjutnya Mush’ab dipanggil sebagai al Muqri’
(orang yang membacakan al Qur’an).
Dalam riwayat lain yang dikeluarkan oleh ath Thabrani dari Urwah didalam sebuah
hadits yang panjang, ia menukil mengenai dakwah Rasulullah kepada kaum Anshar;
didalam hadits dinyatakan bahwa mereka
pun kembali kepada kaum mereka dan mendakwahkan agama Islam secara sembunyi-sembunyi.
Mereka menceritakan kepada kaum Anshar mengenai Rasulullah dan agama yang Allah
mengutus beliau dengannya, serta mengajak mereka kepada agama itu dengan al Qur’an.
Sehinga sedikit sekali kampong kaum
Anshar, melainkan tidak ragu lagi orang-orang yang ada didalamnya telah masuk
Islam.
Kemudian mereka mengirim utusan kepada Rasulullah dengan
pesan sebagai berikut: “Utuslah seorang lelaki dari pihakmu untuk menyeru orang
banyak kepada kitab Allah. Karena dengan begitu, ia akan lebih mudah ditaati.”
Dikisahkan juga mengenai dakwah Mush'ab bin Umair kepada Sa'd bin Muadz dan ke-Islamannya, juga ke-Islaman Bani Abdul Asyhal, sebagaimana yang akan diceritakan mengenai kisah dakwah Mush'ab bin Umair.
Kata perawi: Sebelumnya, Bani an Najjar mengusir Mush'ab bn Umair dan bersikap keras kepada As'ad bin zurarah, sehingga Mush'ab pindah kerumah Sa'd bin Muadz. Ditempat itu Mush'ab bin Umair terus menjalankan dakwahnya. Melalui tangannya, Allah telah menrunkan hidayah kepada banyak orang sehingga sedikit sekali kampung kamu Anshar, melainkan tidak ragu lagi orang orang yang ada didalamnya telah masuk Islam, termsuk para tokoh mereka. Amr bin Jamuh adalah seorang diantaranya.
By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/

