Perbuatan Jahat Abu Jahal Kepada Rasulullah dan Kemarahan Hamzah

0
Diriwayatkan oleh  ath Thabrani dari Ya'qub bin Uthabah bin al Mughirah bin al Akhnas bin Syuraiq, sekutu bani Zuhrah (hadits mursal): Abu Jahal menghadang Rasulullah di bukit Shafa dan menyakitinya. Pada masa itu Hamzah adalah seorang pemburu ahli, dan ketika peristiwa itu terjadi, ia sedang berburu.
Ketika pulang dari perburuannya, isterniya menceritakan apa yang telah dilihatnya berupa perbuatan jahat Abu Jahal kepada Rasulullah. Isterinya berkata kepada Hamzah, "Hai Abu Umarah, sekiranya engkau melihat apa yang dilakukan Abu Jahal kepada keponakanmu itu."

Begitu mendengar  kejadian itu, Hamzah menjadi sangat marah, lalu ia keluar dari rumahnya seperti keadaannya waktu berburu. Ia menggantungkan busur panahnya di tengkuk dan berjalan mencari Abu Jahal. Kemudian ia memasuki masjid dan menemui Abu Jahal sedang duduk dalam kumpulan orang-orang Quraisy. Ia tidak berbicara dengan Abu Jahal sepatah kata pun, lalu memukulkan busur panahnya ke kepala Abu Jahal hingga kepala Abu Jahalo terluka. Kemudian beberapa orang lelaki Qurais memegang Hamzah untuk menghalanginya dari memukuli Abu Jahal.

Hamzah berkata, "Agamaku adalah agama Muhammad. Aku bersaksi bahwa beliau adalah utusan Allah. Maka demi Allah, aku tidak akan berpaling dari agama itu dan jangan kalian halangi aku dari hal itu, jika kalian orang-orang yang benar."

Ke-Islaman Hamzah telah menambah kekuatan pihak Rasulullah dan orang-orang Islam. Sebagian urusan mereka menjadi  lebih stabil dan katakutan  telah tampak pada  hati-hati orang Quraisy. Mereka tahu bahwa sudah pasti Hamzah akan membelanya. Al Haitsami berkata (juz 9, hal. 267): Para perawinya adalah tsiqah.

Diriwayatkan juga oleh  ath Thabrani dari Muhammad bin Ka'b al Quraizhi (hadits mursal) yang di dalamnya  dinyatakan: Suatu hari, Hamzah baru saja pulang dari berburu, lalu seorang wanita menemuinya. Wanita itu berkata, "Hai Abu Umarah, lihatlah apa yang menimpa keponakanmu akibat kejahatan Abu Jahal bin Hisyam. Ia telah menghina, memaki dan memukulnya serta melakukan ini dan itu kepadanya."

Hamzah bertanya, "Adakah orang yang melihatnya?"
Jawab wanita itu, "Ya, demi Allah, banyak yang menyaksikan peristiwa itu."

Kemudian hamzah berjalan ke arah sekumpulam orang-orang Quraisy di dekat bukit Shafa dan Marwah. Ketika itu Abu Jahal sedang duduk bersama mereka. Begitu sampai disana, Hamzah berdiri di hadapan mereka dengan bersandarkan busur panahnya dan berkata kepada Abu Jahal, "Kamu telah mengatakan begini dan begitu, serta melakkukan ini dan itu?"

Kemudian Hamzah memegang busur panah itu dengan kedua tangannya lalu memukul Abu Jahal diantara kedua telinganya (maksudnya kepalanya) sehingga merusakkan bagian lengkung dari busur panah itu. Kemudian Hamzah berkata, "Sekarang aku memukulnya dengan busur panah lain kali aku akan memukulnya dengan pedang. Sesungguhnya aku bersaksi bahwa beliau adalah  pesuruh Allah dan beliau telah datang kebenaran dari sisi Allah."

Mereka pun berkata, "Hai Abu Umarah, sesungguhnya ia telah mencerca tuhan-tuhan kita. Sedang jika kamu - dan engkau lebih mulia darinya - maka kami tidak rela dengan perbuatanmu dan tidak mengakui kamu berada diatas agamanya. Begitulah, dan kamu bukanlah orang yang keji mulutnya, hai Abu Umarah!"

Al Haitsami berkata (juz 9,hal. 267):Para perawinya adalah shahih - selesai.
Al hakim meriwayatkannya dalam al Mustadrak (juz 3 hal. 192): Dari Ibnu Ishaq, dari seorang lelaki, dari Ashim - lalu dia menceritakan dengan panjang lebar.


By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/

Post a Comment

0Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Post a Comment (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !