Kyai Yang Bisa Mengenali Keringat Keturunan Rasulullah

0
Di Jawa ada Kyai namanya Kyai Hasan, daerah Kraksan. Beliau itu termasuk wali Allah yang luar biasa. Kalau beliau mau kedatangan Ahli Bait, keturunan nabi, Habib, beliau lari menjemput sambil berkata ada raihatul musthafa, ada bau harum badan Rasulullah Saw. Padahal kuturunan nabi itu entah baru sampai dimana.

Diantara Karamahnya. Suatu ketika, saat ada seorang haji menyewa mobil, kebetulan yang jadi sopirnya adalah Ahli Bait (Habib/Syarif). Cuma haji ini tidak mengetahui kalau sopirnya adalah Ahli Bait. Kyai Hasan bilang sama anak-anaknya: Tolong kamar tidur dirapikan kita mau kedatangan Habib. 
"Habibnya siapa?" Tanya putra Kyai Hasan. Nanti saya tunjukan kalau sudah datang, jawab Kyai itu. 


Setelah haji itu tiba dirumah Kyai Hasan, Kyai Hasan bertanya pada haji itu. Haji, supirmu dimana? Sopir kula asaren Kyai, Sopir saya tidur Kyai, Jawab Haji. 
Kyai balik bertanya, e'ka'emmah (dimana)?  "Di Mobil, Kyai,"  jawab Haji. Saya mau dekati dia boleh ya, Kyai meminta ijin.

Yi tangi Yi' (Habib bangun Bib). Sopir itu kaget, karena seumur-umur tidak ada yang manggil Ayi', atau Habib. Akhirnya dikenal dengan bangsa al Jufri. Kyai Hasan ditanya: darimana tahu sopir itu Habib? Dari bau keringatnya, bau keringat kanjeng Nabi, kata Kyai Hasan. 

Itu hebatnya ulama-ulama kita dahulu, sejauh itu pandangannya, dari hormatnya pada Ahli Bait Nabi. Dan tokoh-tokoh itu bukan satu dua, Imam Subki, Qadhi Iyadh tahu bagaimana kedudukan Ahli Bait an Nabi dan juga ulama-ulama lain, ujar Al Habib M. Lutfi bin Ali Yahya.

By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/
Tags

Post a Comment

0Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Post a Comment (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !