Do'a Nabi Untuk Kebinasaan Utaibah bin Abu Lahab

0
Diriwayatkan  oleh ath Thabrani, dari Qatadah (hasits mursal), katanya: Ummu Kultsum binti Muhammad telah menikah dengan Utaibah bin Abu Lahab. Sementara Ruqayyah, seorang puteri Rasulullah yang lainnya telah menikah dengan adik Utaibah yang bernama Utbah bin Abu Lahab. Utaibah tidak segera menggaulinya hingga Muhammad diangkat jadi Rasul.

Ketika turun firman Allah:

"Binasalah kedua tangan Abu Lahab." (Qs. al Lahab: 1)

Abu Lahab berkata kepada kedua orang anak lelakinya itu, "Sesungguhnya diharamkan bagi kamu untuk menemuiku hingga kamu  berdua menceraikan kedua anak perempuan Muhammad."


Ibu meeka, yaitu anak perempuan  Harb bin Umayyah - dialah si pembawa kayu bakar - berkata kepada kedua anak lelakinya itu, "Ceraikan mereka wahai anakku! Sesungguhnya mereka berdua telah murtad dari agama nenek moyang kita."

Kemudian Utaibah dan Utbah menceraikan isterinya masing-masing.

Ketika Utaibah menceraikan  Ummu Kultsum, ia mendatangi Rasulullah dan berkata, "Sesungguhnya aku kufur terhadapa agamamu dan aku telah menceraikan  anak perempuanmu. Karena itu janganlah engkau menemuiku dan aku pun tidak akan menemuimu."

Kemudian Utaibah menyerang Rasulullah lalu mengoyakkan pakaian beliau, sedangkan saat itu Utaibah  akan pergi ke Syam bersama barang dagangannya. Lalu
Rasulullah bersabda kepada Utaibah, "Aku memohon Allah supaya Dia mengirimkan hewan buas untuk membunuhmu."

Kemudian pergilah Utaibah menuju Syam bersama rombongan pedagang Quraisy. Ketika singgah  di suatu tempat yang bernama az Zaraqa pada waktu malam, seekor singa mengelilingi mereka, sehingga Utaibah terus berkata,  "Celakalah ibuku, demi Allah! Singa inilah yang akan memakanku seperti yang dikatakan Muhammad kepadaku. Sesungguhnya Ibnu Abu Kabsyah (Rasulullah) telah membunuhku pada saat ia berada di Makkah dan aku berada di Syam."
Pagi harinya, singa itu menggigit Utaibah sepenuh mulutnya dan membunuhnya.

Zuhair bin  al Ala' berkata: Hisyam bin Urwah memberitahu kami, dari ayahnya: Ketika singa itumengelilingi mereka pada malam itu, singa itu lalu pergi. Maka mereka pun tidur setelah menyuruh agar Utaibah tidur di tengah-tengah. Setelah mereka tidur, singa itu datang lagi dengan melangkahi mereka lalu menggigit kepala Utaibah dan memecahkannya."

Utsman bin Affan kemudian  menikahi Ruqayyah. Ketika Ruqayyah meninggal dunia, Utsman kemudian menikahi Ummu Kultsum r.ha.. Oleh karena itu Utsman digelari Dzun Nurain (pemilik dua cahaya mata), yaitu dua orang  puteri Rasulullah yang telah menjadi isterinya.

Al Haitsami mengatakan (juz 6, hal. 18) bahwa dalam sanadnya terdapat Zuhair bin al Ala', dia adalah rawi dha'if.


By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/

Post a Comment

0Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Post a Comment (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !