kisahsahabat.com - Dikeluarkan oleh Abdurrazaq dan Ibnu Asakir dari Qabitsah bin Dzawaib r.a., katanya: Sekumpulan sahabat telah menyerang satu kumpulan musuh yang telah di kalahkan oleh kaum muslimin. Salah seorang dari mereka berhasil menangkap seorang musyrik. Ketika ia mau memancung kepada lelaki itu, lelaki itu berkata, "Laa ilaha illallah."
Walau demikian, sahabat itu tetap membunuhnya juga. Setelah membunuhnya, sahabat itu pun merasakan sesutau yang tidak enak terjadi pada dirinya, lalu ia menceritakannya kepada Rasulullah. Ia mengatakan kepada Rasulullah bahwa tujuan lelaki itu mengucapkan kalimat itu adalah untuk menyelamatkan dirinya supaya tidak di bunuh.
![]() |
| Ilustrasi Jenazah diatas tanah |
Maka Rasulullah bertanya kepada sahabat itu, "Apakah kamu telah membelah dadanya dan melihat isi hatinya? Apa yang diucapkan oleh lidahnya adalah datang dari hati."
Tidak lama setelah itu, sahabat itu pun meninggal dunia. Tidak lama setelah dikebumikan, orang-orang melihatnya terbaring kembali diatas tanah. Kemudian ahli keluarganya datang menemui Rasulullah dan menceritakan apa yang telah terjadi.
Sekali lagi jenazah itu dikebumikan, namun orang-orang kemudian mendapatinya kembali terbaring diatas tanah. Maka ahli keluarganya pun melaporkannya kepada Rasulullah, maka Rasulullah bersabda, Sesungguhnya bumi enggan menerima jasadnya, maka hendaklah kalian buang jasadnya ke dalam gua."
(Dalam kitab al Kanz)
By. Kisah Sahabat.

