Kisah Syahidnya Tsabit bin Qais

0
Syahidnya Tsabit bin Qais. 

Diriwayatkan oleh Thabarani dari Anas r.a., katanya: Ketika kaum muslimin porak poranda pada perang Yamamah, aku berkata kepada Tsabit bin Qais r.a., “Apakah engkau tidak melihat, wahai pamanku?” 

Aku telah mendapatinya memakai wangi-wangian pada bajunya. Ia berkata, “Bukan begini kami biasa berperang pada zaman Rasulullah saw.. Amat buruklah kebiasaan yang kalian lakukan terhadap musuh kalian dalam perang (dengan lari mundur). Ya Allah! Sesungguhnya aku berlepas diri kepada-Mu dari perbuatan yang dilakukan oleh mereka (orang-orang murtad di bawah pimpinan Musailamah al Kadzdzab) dan dari yang dilakukan oleh mereka itu (kaum muslimin yang mundur).” Kemudian ia terus berperang hingga terbunuh di medan itu. 

Sebagaimana tersebut dalam al Ishabah (1/95), pengarangmya berkomentar: Hadits ini terdapat dalam shahih Bukhari. Al Haitsami berkata (juz 9, hal. 323): Para rawinya adalah rawi-rawi shahih — selesai. 

Diriwayatkan juga oleh al Hakim (juz 3, hal. 235) dan ia shahihkan menurut syarat Muslim. Juga dalam hadits mursal ‘Ikrimah dan Ibnu Sa’d dengan sanad yang shahih, sebagaimana tersebut dalam Fath al Bari (juz 6, hal. 405): Pada perang Yamamah, kaum muslim tercerai berai. Maka Tsabit r.a. berkata, “Celakalah mereka (orang-orang murtad) dan apa yang mereka sembah! Dan celakalah mereka (muslimin) dan apa yang mereka lakukan!” Saat itu ada seorang musuh yang berdiri di celah-celah kebun. Dia pun membunuh Tsabit dan gugurlah dia. Al Baihaqi meriwayatkannya (juz 9, hal. 44) dari Anas r.a. — dengan isi sama.

By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/

Post a Comment

0Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Post a Comment (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !