Diriwayatkan. oleh Abu Dawud, Musaddad, Harits, Ibnu Abi Syaibah, Ibnu Mubarak dari jalur Humaid bin Abdurrahman al Himyari: Bahwa seorang lelaki yang bernama Humamah dari kalangan sahabat Rasulullah saw. ‘telah berangkat berperang di Ashbahan pada zaman Umar r.a.
Humamah pernah berdoa, “Ya Allah! esungguhnya Hummah mendakwa bahwa ia angat merindukan pertemuan dengan-Mu. Ya Allah! Jika ia berkata benar maka teguhkanlah ia dengan kejujurannya. Jika ia berdusta, paksakanlah ke atasnya,rneski ia tidak suka.”
Dalam hadits itu dikisahkan Ia mati syahid. Abu Musa berkata: “Sesungguhnya ia seorang syahid.”
Demikian tercantum dalam kitab al Ishabah (juzl,hal.355).
Diriwayatkan juga oleh Imam Ahmad dengan penambahan, “Jika ia tidak suka, paksakanlah kepadanya walaupun ia membencinya. Ya Allah! Humamah tidak akan kembali dari safarnya ini.”
Kemudian Humamah rnenemui ajalnya.
Pada riwayat lain Atfan mengatakan, “Ia terkena penyakit perut (sebagai ganti dari kalimat menemui ajalnya) dan wafat di Ashbahan.”
Maka Abu Musa bangkit dan berkata, “Wahai manusia, demi Allah! Kami tidak mendengar di antara yang telah kami dengar dari Nabi kalian saw. dan kami tidak mengetahui, melainkan bahwa Humamah adalah Seorang syahid.”
Al Haitsami (juz 9, hal. 400) berkata: Para rawinya adalah rawi-rawi shahih, selain Dawud bin Abdullah al Azdi, ia adalah tsiqat; mengenai dirinya terdapat perbedaan pendapat — selesai.
Diriwayatkan juga oleh Abu Nuaim — seperti hadits tersebut, sebagaimana tersebut dalam al Muntakhab (juz 5, hal. 170).
By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/
