Keberanian al Barra bin Malik R.a.

0
Keberanian al Barra bin Malik R.a. 
Dikeluarkan oleh as Saraj dalam kitab sejarahnya dari Anas r.a. bahwa sesungguhnya Khalid bin al Walid r.a. pernah berkata kepada al Barra pada hari berkecamuknya perang Yamamah, “Bangkitlah kamu ya Barra.” 

Kemudian al Barra pun bangkit sambil menaiki kudanya. Lalu ia memuji Allah dan berkata, “Wahai penduduk Madinah! Tidak ada lagi Madinah untuk kamu pada hari ini. Dia adalah Allah yang Esa dan Jannah yang dijanjikan-Nya.” 

Al Barra kemudian menyerang ke medan pertempuran dan diikuti oleh kaum muslimin yang lain. Penduduk Yamamah pun mundur. Al Barra akhirnya berhadapan dengan Muhkam al Yamamah lalu memukul dan membantingnya ke tanah. Al Barra pun mengambil pedangnya lalu membunuhnya.

Di dalam riwayat al Baghawi dari al Barra’ katanya: Dalam perang menghadapi Musailimah, aku berhadapan dengan seorang lelaki yang dipanggil Kaldai Yamamah, ia seorang yang bertubuh besar dengan memegang pedangnya yang berwarna putih. Aku pun memukul kedua kakinya lalu rebah di atas tengkuknya. Lalu aku mengambil pedangnya sementara aku memasukkan pedangku ke dalam arungnya. Selepas itu aku selalu mem ancung kepala musuh hingga terputus.” (at Ishabah) 

Dalam riwayat Ibnu Abdul Bar di dalam at Istiab dari Ibnu lshaq katanya: Kaum muslimin telah memukul mundur kaum musyrikin sehingga mereka menyelamatkan diri ke dalam sebuah kebun yang di dalamnya terdapat musuh Allah, Musailimah. Al Barra’ berkata, “Wahal kaum muslimin! Lemparkanlah aku ke arah musuh-musuh itu.” 
Setelah al Barra’ dapat memanjat tembok itu, ia pun menyerang musuh. Ia memerangi mereka di dalam kebun itu sehingga pintu tembok itu dapat dibuka, dan kaum muslimin dapat memasukinya. Maka Allah telah membunuh Musailimah. 

Dikeluarkan oleh al Baihaqi dari Muhammad bin Sirrin bahwa sesungguhnya kaum muslimin telah sampai ke kebun tempat orang-orang musyrik itu melindungi diri dari serangan kaum muslimin, Kaum musyrikin itu men gunci pintu tembok kebun itu. Maka al Barra’ duduk di atas sebuah perisai dan berkata, “Angkatlah aku dan lemparkan ke arah mereka dengan menggunakan tombak kamu.” 
Maka tentara-tentara muslimin melemparkan al Barra ke arah musuh itu dari arah belakang tembok; Begitu al Barra di hadapan mereka, ia berhasil membunuh sepuluh orang tentara musyrik itu. 

Dikeluarkan oleh ibnu Saad sebagaimana dalam muntakhab al Kanz dari Ibnu Sirrin katanya: Umar bin al Khattab telah menulis sepucuk surat yang isinya: “Janganlah melantik al Barra’ bin Malik sebagai amir karena ia adalah pemusnah yang tiada tandingannya.”

By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/

Post a Comment

0Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Post a Comment (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !