Nushrah - Diriwayatkan oleh ath Thabrani dari Urwah r.a. (hadits mursal), katanya: Ketika tiba musim haji , serombongan lelaki dari kaum Anshar melaksanakan haji di Mekkah. Diantara mereka adalah Muadz bin Afra' dan Asad bin Zurarah dari Bani Mazin bin an Najar, dari Bani Zuraiq adalah Rafi' bin Malik bin Dzakwan bin Abdul Qais, dari Bani Abdul Asyhal adalah Abul Haisar bin at Tayyihan, dan dari Bani Amr bin Auf adalah Uwaim bin Sa'idah r.hum.
Ketika mereka sedang berada di Makkah, Rasulullah mendatangi mereka dan memberi tahu kabar yang telah Allah pilih berupa kenabian dan kemuliaan , serta membacakan al Qur'an pada mereka.
Rasulullah membacakan al Qur'an pada mereka. Ketika mereka meendengar sabda beliau, mereka terpaku dan jiwa mereka merasa tenang karena dakwah Rasulullah itu. Mereka bisa mengenali karena telah sering mereka mendengar dari ahli kitab mengenai sifat beliau yang diceritakan oleh mereka dan apa yang beliau serukan pada mereka. Oleh karena itu mereka membenarkannya dan beriman kepadanya. Mereka adalah sebab-sebab kebaikan.
Mereka berkata, "Sesungguhnya engkau telah mengetahui pertumpahan darah yang telah terjadi pada suku Aus dan Khazraj. Kami sangat mencintai agama yang Allah gunakan untuk menunjuki urusanmu. Kami akan berjuang untuk Allah dan untukmu, dan kami akan memberi nasehat kepadamu dengan apa yang menjadi pendapatmu. Maka tinggalah disini dengan nama Allah segingga kami kembali pada kaum kami, memberi tahu mereka mengenai urusanmu dan mengajak mereka kepada Allah dan Rasul-Nya. Semoga Allah mendamaikan diantara kami dan menyatukan kami, karena pada hari ini kami saling menjauhkan diri dan saling membenci. Jika engaku datang kepada kami pada saat ini dan kami belum berdamai, niscaya tidak akan ada jama'ah yang membantumu. Kami berjanji kepadamu bahwa pada musim haji tahun depan kami akan kembali kepadamu."
Maka Rasulullah ridha dengan rencana mereka itu. Mereka kembali menemui kaumnya masing-masing dan mendakwahi mereka dengan sembunyi-sembunyi. Mereka memberi tahu pada kaumnya mengenai Rasulullah dan agama yang dengannya Allah mengutus beliau, dakwah Rasulullah dengan perantaraan al Qur'an. Akhirnya tiada satu pun kampung Anshar melainkan didalamnya pasti telah ada beberapa orang yang masuk Islam - Kemudian ia menceritakan hadits tersebut dengan lengkap, seperti yang telah lewat dalam bab Dakwah Mushab bin Umair r.a.
Al Haitsami berkata (juz 6, hal. 42): Dalam sanadnya terdapat Ibnu Lahiah, dia adalah Hasanul Hadits. Para rawi lainnya adalah Tsiqah - selesai.
By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/

