Cita-Cita Rasulullah Saw. Agar Terbunuh di Jalan Allah

0
Cita-Cita Untuk Mati Syahid 

Cita-Cita Rasulullah Saw. Agar Terbunuh di Jalan Allah 
Diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Hurairah r.a., katanya: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Demi Dia yang memegang nyawaku! Jika bukan karena beberapa lelaki mukmin selalu ingin menyertaiku, sedang aku tidak mempunyai hewan tunggangan yang bisa membawa mereka, pastilah aku tidak akan terlewat untuk menyertai sariyyah yang keluar di jalan Allah. Demi Dia yang memegang nyawaku! Aku sangat. ingin terbunuh di jalan Allah, kemudian dihidupkan kembali, kemudian dibunuh, kemudian dihidupkan kembali, kemudian dibunuh, kemudian dihidupkan kembali, kemudian dibunuh.” 

Diriwayatkan oleh Muslim (2/133) dari Abu Hurairah r.a., katanya:
Rasulullah saw. pernah bersabda, “Allah menjamin orang yang keluar di jalan-Nya, ‘Tidak ada yang mengeluarkannya selain untuk berjihad di jalanKu, beriman kepada-Ku dan membenarkan rasul-rasul-Ku, maka ia Kujamin akan Kumasukkan ke dalam Jannah, atau Kukembalikan dia ke tempat tinggalnya yang telah ia tinggalkan, dengan membawa ganjaran maupun harta rampasan yang diperolehnya.’ Demi Dia yang memegang nyawa Muhammad di tangan-Nya! Tiada satu luka yang tertoreh di jalan Allah, melainkan ia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan luka itu tertoreh, warnanya merah. darah dan baunya adalah bau kasturi. Demi Dia yang memegang nyawa Muhammad di tangan-Nya! Jika tidak karena takut menyusahkan orang-orang Islam, pasti aku tidak akan duduk tertinggal di belakang sariyyah yang berperang di jalan Allah selamanya. Akan tetapi aku tidak memiliki biaya yang cukup untuk menyediakan hewan tunggangan bagi mereka. Dan mereka tidak mempunyai biaya, sedang jikalau mereka tertinggal di belakang (tidak menyertaiku), itu amat menyusahkan mereka. Demi Dia yang memegang nyawa Muhammad di tangan-Nya! Sungguh, aku amat ingin keluar berperang di jalan Allah kemudian terbunuh, kemudian berperang lagi di jalan Allah dan terbunuh, kemudian berperang lagi dan terbunuh.” 

Diriwayatkan juga oleh Imam Ahmad dan Nasa’i, sebagaimana tersebut dalam Kanzul Ummal (2/225).

By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/

Post a Comment

0Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Post a Comment (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !