Termasuk Rukun Iman yang ada enam adalah iman terhadap hari akhir / Kiamat, sedangkan untuk kapan terjadinya kiamat hanya Allah yang mengetahuinya. Namun Rosulullah sudah memberikan gambaran secara detail bagaimana kiamat akan terjadi.
Berikut ini urutan terjadinya Kiamat Kubro :
1. PERANG AKHIR ZAMAN / ARMAGEDDON
Peperangan Armageddon adalah peristiwa pertama sebagai permulaan dari serentetan huru-hara di akhir zaman. Pertempuran ini adalah adalah perang penghancuran dan perang nuklir yang akan menjadikan hancurnya persenjataan Modern. Sehingga nantinya orang-orang akan berperang menggunakan persenjataan Tradisional seperti Pedang, Tombak, Panah dll sebagaimana zaman Nabi dan para sahabatnya. Dan tidak akan ada lagi kendaraan lapis baja /Tank, yang ada mereka akan menggunakan kuda, unta keledai dll.
Gambaran umum terjadinya pperang akhir zaman.
1. Peristiwa besar dan perang kehancuran.
2. Pertemuan strategi dari perang raksasa yang sudah dekat waktunya.
3. Perang persekutuan internasional (Perang Dunia) yang akan segera datang, yaitu yang sedang ditunggu oleh seluruh penduduk bumi pada hari ini.
4. Ia adalah perang politik dan agama.
5. Ia adalah perang raksasa oleh banyak pihak.
6. Ia adalah perang yang paling besar dan dahsyat dalam sejarah.
7. Ia adalah awal dari kemusnahan.
8. Ia adalah perang yang dimulai dengan menyeluruhnya ‘perdamaian palsu’, sehingga orang-orang berkata, ‘perdamaian sudah datang’, ‘keamanan sudah datang’, padahal kenyataannya adalah sebaliknya.Hal ini sesuai dengan sabda Nabi :
“Kamu sekalian akan menyerbu jazirah Arab, sampai ditaklukkan Allah. Kemudian (kamu menyerbu) Persia sampai negeri itu ditaklukkan Allah. Kemudian (kamu menyerbu pula) Romawi, sampai negeri itu ditaklukkan Allah. Kemudian kamu menyerbu Dajjal, sampai ia ditaklukkan Allah.” (HR. Muslim)
“Kiamat takkan terjadi sehingga bangsa Romawi singgah di Al-A’maq atau di Dabiq (nama dua tempat di Syria dekat kota Halab (Alepo). Lalu mereka diserbu oleh balatentara dari Madinah, yang merupakan penduduk dunia yang terbaik waktu itu. (Muslim bin Hajjaj dari Abu Hurairah RA)
“Kiamat tak akan terjadi sebelum kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi. Sampai ada seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, maka berkatalah batu dan pohon itu: “Hai muslim, wahai hamba Allah, ini ada Yahudi di belakangku. Kemarilah, bunuh dia!,”. Kecuali pohon Gharqad*, karena dia adalah pohon Yahudi.”
“Kalian akan mengadakan perdamaian dengan bangsa Rum dalam keadaan aman. Lalu kalian akan berperang bersama mereka melawan suatu musuh dari belakang mereka. Maka kalian akan selamat dan mendapatkan harta rampasan perang. Kemudian kalian akan sampai ke sebuah padang rumput yang luas dan berbukit-bukit. Maka berdirilah seorang laki-laki dari kaum Rum lalu ia mengangkat tanda salib dan berkata, ‘Salib telah menang’. Maka datanglah kepadanya seorang lelaki dari kaum muslimin, lalu ia membunuh laki-laki Rum tersebut. Lalu kaum Rum berkhianat dan terjadilah peperangan, dimana mereka akan bersatu menghadapi kalian di bawah 80 bendera, dan di bawah tiap-tiap bendera terdapat dua belas ribu tentara.”(HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)
“Takkan terjadi kiamat sehingga ada dua pasukan besar berperang. Pertempuran terjadi di antara keduanya sedemikian sengitnya. Padahal pengakuan masing-masing sama. (HR. Bukhari)
“Sesungguhnya kemah besar kaum muslimin di hari pertempuran sengit ada di Ghoutah, disebelah kota bernama Damaskus, salah satu kota terbaik di Syam.” (HR. Abu Daud dari Abu Darda’)
Adapun sepertiga jumlah mereka yang lain, maka mereka tersebut akan ditumpas oleh kaum Muslimin pada zaman Imam Mahdi, tepatnya setelah turunnya Isa al-Masih putra Maryam.
2. KEMUNCULAN IMAM MAHDISiapakah AI Mahdi itu? Al Mahdi berasal dari umatku, berkening Iebar, berhidung panjang dan mancung. la akan memenuhi bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana bumi ini sebelum itu dpenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan, dan ia berumur tujuh tahun masa pemerintahannya). (HR. Abu Dawud, Al Hakim)
Al Mahdi berasal dari umatku, yang akan diishlah oleh Allah dalam satu malam. (HR. Ahmad, Ibn Majah, Ash Shahlhah No. 2371)
3. PERANG MELAWAN SEMENANJUNG ARABIA, PERSIA, DAN PENGKIANATAN BANGSA RUM
Peperangan-peparangan yang terjadi di zaman Imam Mahdi. Nabi Saw bersabda,
Al Mahdi berasal dari umatku, yang akan diishlah oleh Allah dalam satu malam. (HR. Ahmad, Ibn Majah, Ash Shahlhah No. 2371)
3. PERANG MELAWAN SEMENANJUNG ARABIA, PERSIA, DAN PENGKIANATAN BANGSA RUM
Peperangan-peparangan yang terjadi di zaman Imam Mahdi. Nabi Saw bersabda,
“Kamu akan memerangisemenanjung Arabia, lalu Allah akan menaklukannya untukmu. Setelah itu Persia, dimana Allah akan menaklukannya untukmu. Kemudian Rum, dimana Allah akan menaklukannya untukmu. Kemudian kamu akan memerangi Dajjal, dimana Allah akan menaklukannya untukmu. (HR. Muslim, Ahmad dan Ibn Majah)
4. MALHAMAH KUBRA5. PENAKLUKKAN KONSTATIN
“Setelah pembangunan Bait Al Maqdis adalah berarti hancumya Yatsrib. Dan setelah hancurnya Yatsrib adalah berarti terjadinya pertempuran. Dan setelah terjadi pertempuran adalah berarti penaklukan Konstantin. Dan setelah penaklukan Konstantin adalah berarti keluarya Dajjal.” (HR. Ahmad, Abu Dawud).
6. MUNCULNYA DAJJAL
“Sesungguhnya aku benar-benar memperingatkan kamu sekalian terhadap Dajjal. Tidak ada seorang nabi pun kecuali telah benar-benar memperingatkan kaumnya masing-masing (mengenai Dajjal). Tetapi aku katakan kepadamu sekalian suatu perkataan mengenai dia, yang tak pernah diucapkan oleh seorang nabi pun kepada kaumnnya. ‘Ketahuilah, bahwa Dajjal itu picak mata kanannya. Matanya seperti buah anggur yang mengapung (di atas air).” (alhadist)
“Ternyata ia adalah seorang Iaki-Iaki yang berbadan besar, merah, berambut keriting dan bermata sebeIah.” (HR. Bukhari)
“Sesungguhnya AI Masihud Dajjal adalah seorang Iaki-Iaki yang pendek, ujung telapak kakinya berdekatan, sedangkan tumitnya berjauhan, berambut keriting, bermata sebelah dengan mata yang terhapus.” (HR. Abu Dawud, Ahmad)
“… Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadaku, bahwa kamu sekalian sebentar lagi akan mendapat cobaan, atau sebelum fitnah si Picak Dajjal…”(Diriwayatkan Asma binti Abu Bakar)
“Saya tidak tahu cobaan apa yang beliau katakan itu,” demikian antara lain kata Asma’ dalam hadistnya yang panjang.
Sementara itu dalam shahih Muslim, diriwayatkan dari Ummu Syuraik, bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“Sesungguhnya manusia akan lari dari Dajjal, sehingga mereka mengungsi ke puncak-puncak gunung. Aku bertanya, ‘Ya Rasul Allah, dimanakah orang-orang Arab pada waktu itu?’ Beliau menjawab, ‘Mereka tinggal sedikit.'”
7. TURUNNYA ISA AL MASIH DAN TERBUNUHNYA DAJJAL
Dalam riwayat Imam Ahmad, dari Hudzaifah bin Asad, dia berkata: Nabi SAW tiba-tiba muncul di hadapan kami ketika kami sedang membincangkan kiamat, beliau bersabda :
“Apa yang kalian perbincangkan?” Kami menjawab, ” Kami memperbincangkan soal kiamat. ” Beliau bersabda, ” Sesungguhnya kiamat tak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda:
1. Asap yang keluar dari perut bumi yang memenuhi hampir seluruh isi bumi.
2. Munculnya Dajjal, sang pendusta yang mengajak manusia pada kekafiran.
3. Keluarnya binatang melata yang dapat berbicara.
4. Terbitnya matahari dari barat.
5. Turunnya Nabi Isa bin Maryam, dari langit yang terdekat dengan bumi, di atas menara timur di kota Damaskus saat shalat Subuh. Nabi Isa akan mematahkan kayu-kayu salib, membunuh Dajjal, menghapuskan pajak, dan mengajak seluruh umat manusia memeluk Islam.
6.Dilepasnya Yakjud dan Makjud, digambarkan bahwa kedatangannya untuk merusak, mengacau balaukan, dan membuat kehancuran dimana-mana.
7.Tiga kali tanah tenggelam: tanah tenggelam di timur,
8 Tanah tenggelam di barat, dan
9. Tanah tenggelam di jazirah Arab.
10. Dan Akhir dari semua itu adalah api yang muncul dari arah timur, menggiring manusia menuju tempat penghimpunan mereka.
Imam Muslim meriwayatkan dari Al-Mustaurid Al-Quraisy berkata: Pernah saya mendengar Rsululullah SAW bersabda,
“Kiamat akan terjadi di kala orang-orang Romawi merupakan bangsa terbanyak.”
Mendengar penegasan Al-Mustaurid, maka ‘Amr mengatakan, “Kalau benar apa yang kamu katakan itu, maka memang mereka adalah bangsa yang paling bijak ketika terjadi huru-hara, bangsa yang paling tabah ketika ditimpa musibah, dan bangsa yang paling baik sikapnya terhadap orang-orang miskin dan orang-orang lemah di kalangan mereka.”
Berita ini menujukkan, bahwa bangsa Romawi pada akhir zaman akan masuk Islam. Dan boleh jadi ditaklukkannya kota Kostantinopel adalah di tangan sekelompok dari mereka, sebagaimana dinyatakan oleh hadist tersebut di atas, bahwa kota itu akan diserbu oleh tujuh puluh ribu tentara keturunan Ishaq.
Dengan demikian bangsa Romawi di akhir zaman akan lebih baik daripada Bani Israel. Karena Dajjal akan diikuti oleh tujuh puluh ribu tentara dai kaum Yahudi Ashfahan.
“Mereka akan meninggalkan kota Madinah ketika kota itu dalam keadaan sebaik-baiknya, hanya dipenuhi binatang-binatang liar–yang beliau maksud, binatang-binatang buas dan burung-burung liar. Kemudian keluarlah dua orang gembala dari Muzainah menuju Madinah, dengan menggiring kambing mereka berdua. Namun ternyata kota itu telah sepi. Sehingga manakala keduanya sampai ke Tsaniyatul Wada’, mereka tersungkur pada wajahnya.”
“Sesungguhnya aku benar-benar memperingatkan kamu sekalian terhadap Dajjal. Tidak ada seorang nabi pun kecuali telah benar-benar memperingatkan kaumnya masing-masing (mengenai Dajjal). Tetapi aku katakan kepadamu sekalian suatu perkataan mengenai dia, yang tak pernah diucapkan oleh seorang nabi pun kepada kaumnnya. ‘Ketahuilah, bahwa Dajjal itu picak mata kanannya. Matanya seperti buah anggur yang mengapung (di atas air).” (alhadist)
8. Kehancuran Orang Yahudi untuk kedua kalinya
“Tidak akan terjadi hari kiamat, sehingga kaum Muslimin memerangi orang-orang Yahudi. Maka mereka pun ditumpas oleh kaum Muslim sehingga apabila orang-orang Yahudi itu bersembunyi di balik batu dan pepohonan, maka batu dan pohon itu akan berkata: Wahai kaum Muslimin, wahai hamba Allah, ini orang Yahudi ada di belakangku, datanglah kesini dan bunuhlah ia. Kecuali pohon Gharqod, dimana sesungguhnya ia adalah pohon kaum Yahudi. (HR. Muslim)
Isyarat ini sudah pernah disinggung dalam sebuah hadist shahih yang lalu beserta hadist mengenai Ibnu Shayyad— sanadnya dinisbatkan kepada Ibnu Umar— yaitu, bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“Kamu sekalian akan diperangi oleh kaum Yahudi, tetapi kamu akan dapat menguasai mereka, sampai batu-batu akan berkata, “Hai muslim, ini ada Yahudi di belakangku, bunuh dia!”
atau yang diriwayatkan Abu Hurairah RA,
“Kiamat tak akan terjadi sebelum kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi. Sampai ada seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, maka berkatalah batu dan pohon itu: “Hai muslim, wahai hamba Allah, ini ada Yahudi di belakangku. Kemarilah, bunuh dia!,”. Kecuali pohon Gharqad*, karena dia adalah pohon Yahudi.”
*Gharqad adalah nama pohon yang ditanam oleh orang-orang Yahudi. Tingginya, satu sampai tiga meter, kulit dan batangnya berwarna putih.
Kaum Yahudi pun meyakini kebenaran hadist di atas suatu saat akan menimpa mereka, maka sejak dini, mereka hanya mau menanam pohon Gharqad saja untuk dijadikan pelindung atau persembunyian jika perang besar memang benar-benar akan terjadi.
Rasulullah Shalallahu Waihi wa Sallam pemah ditanya: “Kota manakah yang lebih dahulu akan ditaklukan, Konstantin atau Roma? Maka Beliau SAW menjawab:Kota Heraklius akan ditaklukan pertama kali. (HR. Ahmad, Ad Daaraml, Al-Hakim)
“Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga kamu memerangi kaum Khauz dan Kirman (Cina, Rusia, Jepang) dari orang-orang ‘Ajam yang bermuka merah, berhidung pesek, bermata kecil, seakan- akan wajah mereka adalah meja yang bundar. “(HR. Bukhari, Ahmad)
Diriwayatkan Zainab binti Jahsy dalam hadist shahi Bukhari dan Muslim, “Bahwa Rasulullah SAW tidur di sisinya, kemudian beliau bangun dengan muka memerah seraya bersabda, ‘ La Ilaha Illallah, celakalah bangsa Araba, gara-gara ancaman buruk yang benar-benar telah dekat. Pada hari itu dibuka dinding Ya’juj Ma’juj seperti ini,’ demikian sabda beliau sambil membuat tanda lingkaran antara kedua jarinya. Dan dalam riwayat lain: smabil membuat tujuh puluh atau sembilan puluh ikatan, Zainab bertanya, ‘Ya Rasul Allah, apakah kita akan binasa, padahal masih ada di antara kita orang-orang saleh?’ ‘Ya, ‘ jawab beliau, ‘Apabila kejahatan telah merajalela.’ “
Berkaitan dengan hal ini, Allah SWT berfirman, “Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari kebangkitan), maka tiba-tiba terbelaklah mata orang-orang kafir”
QS. Al-Anbiya’ : 96-97
Ciri- ciri Ya;juj dan Ma'juj
Ya’juj Ma’juj adalah manusia biasa seperti layaknya manusia yang lain. Mereka mirip orang-orang yang sebangsa dengan mereka, yaitu bangsa Turki, dengan mata cekung, berhidung pesek, berambut pirang, sekalipun bentuk dan warna kulit mereka bervariasi. Dan juga keturunan nabi Adam AS. (Landasan hadits shahih Bukhari-Muslim)
Sedangkan sifat mereka, Allah SWT berfirman:
Kemudian dia (Dzulqarnain) menempuh suatu jalan (yang lain lagi). Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan . Mereka berkata: “Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?” Dzulkarnain berkata: “Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka, berilah aku potongan-potongan besi”. Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain: “Tiuplah (api itu)”. Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: “Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku kutuangkan ke atas besi panas itu”. Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya., Dzulkarnain berkata: “Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar”. Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain, kemudian ditiup lagi sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya, dan Kami nampakkan Jahannam pada hari itu kepada orang-orang kafir dengan jelas.”
(Qs. Al-Kahfi: 92-100)
Menurut riwayat Imam Ahmad dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
“Sesungguhnya Ya’juj Ma’juj setiap hari berusaha keras melubangi dinding itu, sehingga apabila mereka melihat cahaya matahari, berkatalah pemimpin mereka, ‘Pulanglah, besok kalian akan (teruskan) melubangi lagi.’ Maka (esok harinya) mereka pun kembali (melubangi) dinding itu lebih giat lagi. Sehingga, manakala telah sampai saatnya Allah hendak membangkitkan mereka kepada manusia, maka (terus) melubangi. (Namun ketika) mereka kembali hendak (melubanginya), ternyata dinding itu sudah seperti keadaan semula saat mereka tinggalkan (kemarin). Tapi mereka teruskan juga perlubangan, dan (akhirnya) berhasil mereka keluar menyerbu orang-orang. Lalu mereka meminum habis air (yang ada). Sementara sebagian orang ada yang bersembunyi dalam benteng-benteng mereka. Oleh karena itu Ya’juj Ma’juj melemparkan anak-anak panah mereka ke langit. (Akhirnya) Allah mengirim ulat-ulat ke tengkuk mereka. Dengan ulat-ulat itulah Allah membinasakan mereka.”
13. WAFATNYA ISA AL MASIH DAN IMAM MAHDI
” Nabi Isa dan Imam Mahdi hidup satu masa. Setelah tujuh tahun tinggal di dunia, maka Allah mewafatkan keduanya. Mereka akan dishalati orang-orang muslim.
(Ahmad, 2:406. Fathul Bari, 6: 493)
Satu peristwa yang telah diisyaratkan Rasulullah SAW sejak dahulu, yakni akan tiba masa dimana matahari akan terbit dari arah sebelah barat. Dan tanda-tanda inilah yang akan menjelaskan kepada manusia bahwa KIAMAT SUDAH DEKAT!!!!!
Namun, sebelum terbitnya matahari dari barat, ia akan didahului oleh waktu malam yang sangat panjang, hingga disebutkan bahwa seorang muslim telah mengerjakan shalat malam hingga letih dan telah tidur hingga pulas, namun subuh belum juga menjelang. Jika ini telah dirasakan, pertanda bahwa esok pagi matahari akan terbit dari barat. Peristiwa ini hanya terjadi satu hari, keesokannya matahari akan terbit sebagaimana biasanya. (Fathul Bari, Kitabur Riqaq juz II)
“Kiamat takkan terjadi sebelum matahari terbit dari barat. Apabila manusia telah melihatnya (terbit dari barat), maka berimanlah seluruh penduduk bumi. Tetapi pada saat itu tidak bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya, yang sebelumnya tidak beriman.” (Bukhari-Dari Abu Hurairah RA)
Dan peristiwa ini menjadi rantai urutan-urutan waktu: Setelah matahari terbit dari barat, juga munculnya binatang melata yang dapat berbicara, dan keluarnya asap yang memenuhi seluruh bumi.
Asap ini akan menyebabkan seorang mukmin seperti demam, sedang kepada orang kafir akan menyebabkan seperti melepuh dan keluar asap dari telinganya. ( Tafsir Ath Thabari : 25/114 ).
Asap ini muncul sebagai peringatan awal bagi orang-orang kafir. Ia akan berjalan selama 40 hari dan meliputi seluruh manusia. Setelah kemunculan asap ini, akan datang angin yang lembut dari arah Yaman yang akan mencabut nyawa setiap orang mukmin. Rasulullah SAW bersabda,
“Tiba-tiba Allah mengirimkan angin yang lembut dan menerpa lewat ketiak mereka, kemudian mengambil ruh tiap-tiap orang mukmin dan muslim, dan tinggallah manusia-manusia jahat yang keadaannya kacau balau seperti himar, maka pada zaman mereka itulah kiamat terjadi." (HR.Muslim ).
Dan ini juga dijelaskan dalam firman Allah SWT dalam surah Ad- Dukhan (10-12):
“Maka tunggulah hari ketika langit membawa asap yang nyata. Yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih. (Mereka berdo’a): “Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu. Sesungguhnya kami akan beriman”.
“Maka tatkala mereka melihat adzab kami, mereka berkata, ‘Kami beriman hanya kepada Allah semata, dan kami kafir kepada sembahan-sembahan yang telah kami persekutukan dengan Allah.’ maka iman mereka tiada berguna bagi mereka, tatkala mereka telah melihat siksa Kami. Itulah sunnah Allah yang telah berlaku terhadap hamba-hamba-Nya. Dan di waktu itu binasalah orang-orang kafir.”
(QS. Ghafir: 84-85)
” Mereka tidak menunggu selain datangya hari kiamat kepada mereka dengan tiba-tiba, sedang mereka tidak menyadarinya.” (QS. Az-Zukhruf: 66)
"Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami."
"Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih."
17. DATANGNYA ANGIN LEMBUT YANG BERTIUP UNTUK MEWAFATKAN ORANG-ORANG MUKMIN
“Sesungguhnya Allah akan mengutus suatu angin yang lebih Iembut dari sutra dari arah Yaman atau arah Selatan, maka tidak seorang pun yang akan dia sisakan dari orang-orang yang masih ada iman di hatinya walaupun seberat biji kecuali akan dia cabut rohnya.”
(HR. Muslim, Hakim, Ash ShahIhah No. 1759)
Pada suatu saat nanti, Ka’bah akan dirobohkan oleh seorang manusia terkutuk bernama Dzussuwaiqatain (orang yang memiliki dua betis yang kecil)
Riwayat dari Ka’ab Al-Ahbar dan dalam tafsir surah Al-Anbiya : 96, firman Allah Ta’ala“Sehingga, apabila telah dibukakan (pintu) Ya’juj dan Ma’juj… . Bahwa munculnya Dzussuwaiqatain bermula pada masa turunnya nabi Isa AS, yaitu setelah dibinasakannya Ya’juj dan Ma’juj.
Ketika itu nabi Isa Alahis Salaam (AS) mengirimi pasukannya untuk memerangi balatentara Dzussuwaiqatain. Mereka berkekuatan antara 700 sampai 800 orang. namun ketika mereka berjalan, Allah mengirimkan angin sejuk dari arah negeri Yaman. Angin itu mencabut nyawa setiap orang yang beriman. Dan sisanya tinggal manusia-manusia jahat. Mereka bersetubuh bebas seperti binatang. Naudzubillahi min dzalik. Pada keadaan itulah, tidak ada keraguan lagi, kiamat sudah sangat dekat sekali.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr Radiyallahu Anhu (RA), dia berkata, Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda,
” Ka’bah ini akan dirobohkan oleh Dzussuwaiqatain* dari Habasyah. Dia merampas perhiasannya, dan melepas kiswahnya. Aku seakan-akan melihatnya, orangnya kecil botak dengan tulang-tulang persendian bengkok, sedang menghantam Ka’bah dengan sekop dan kapaknya.”
“…Sesungguhnya tidak akan ada orang yang (berani) membongkar barang-barang simpanan dalam Ka’bah selain Dzussuwaiqatain dari Habasyah.(Hadist Riwayat Abdullah bin ‘Amr)
Dan menurut riwayat Imam Ahmad pula dari Abu Hurairah RA, Rasululullah SAW bersabda, “Malan dan siang takkan berhenti bergulir sebelum ada seorang lelaki dari kalangan kaum budak menjadi raja, dia bernama Jahjah.”
SUASANA KOTA MAKKAH DAN MADINAH MENJELANG KIAMAT
Keadan kota Madinah sebagaimana yang telah dijelaskan dalam hadits-hadits shahih terdahulu, bahwa Dajjal tidak dapat memasukinya, maupun memasuki kota Makkah.
“Di mulut-mulut jalan kota Madinah ada malaikat-malaikat penjaga, (sehingga) kota ini takkan dimasuki wabah penyakit maupun Dajjal.” (HR-Bukhari-Muslim)
“Madinah takkan dimasuki rasa takut terhadap si picak Dajjal. (Karena) pada waktu itu kota ini memiliki tujuh pintu. Masing-masing dijaga dua orang malaikat.” (HR.Bukhari)
“Sesungguhnya kota ini adalah Thaibah (harum). Dia sendiri yang akan membuang kotorannya lalu semerbaklah keharumannya.”(Al-Hadits)
Dan dari sinilah urutan-urutan peristiwa yang mengantarkan kita pada kiamat besar (kiamat Qubra–kiamat sudah diambang pintu) akan benar-benar terjadi. Hingga pada masanya, Baitullah pun tidak lagi dikunjungi orang, malah akan dihancurkan oleh orang terkutuk yang bernama Dzussuwaiqatain.
19. KEHANCURAN MADINAH DAN KELUARNYA SELURUH MANUSIA DARI KOTA TERSEBUT
20. PEMBENAMAN BUMI DI TIMUR, BARAT DAN TANAH ARAB
Dalam riwayat Imam Ahmad, dari Hudzaifah bin Asad, dia berkata: Nabi SAW tiba-tiba muncul di hadapan kami ketika kami sedang membincangkan kiamat, beliau bersabda,
“Apa yang kalian perbincangkan?” Kami menjawab, ” Kami memperbincangkan soal kiamat. ” Beliau bersabda, ” Sesungguhnya kiamat tak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda:
1. Asap yang keluar dari perut bumi yang memenuhi hampir seluruh isi bumi.
2. Munculnya Dajjal, sang pendusta yang mengajak manusia pada kekafiran.
3. Keluarnya binatang melata yang dapat berbicara.
4. Terbitnya matahari dari barat.
5. Turunnya Nabi Isa bin Maryam, dari langit yang terdekat dengan bumi, di atas menara timur di kota Damaskus saat shalat Subuh. Nabi Isa akan mematahkan kayu-kayu salib, membunuh Dajjal, menghapuskan pajak, dan mengajak seluruh umat manusia memeluk Islam.
6.Dilepasnya Yakjud dan Makjud, digambarkan bahwa kedatangannya untuk merusak, mengacau balaukan, dan membuat kehancuran dimana-mana.
7.Tiga kali tanah tenggelam: tanah tenggelam di timur,
8 Tanah tenggelam di barat, dan
9. Tanah tenggelam di jazirah Arab.
10. Dan Akhir dari semua itu adalah api yang muncul dari arah timur, menggiring manusia menuju tempat penghimpunan mereka.
KIAMAT TERJADI KETIKA ORANG-ORANG ROMAWI MERUPAKAN BANGSA TERBANYAK DI DUNIA
Imam Muslim meriwayatkan dari Al-Mustaurid Al-Quraisy berkata: Pernah saya mendengar Rsululullah SAW bersabda,
“Kiamat akan terjadi di kala orang-orang Romawi merupakan bangsa terbanyak.”
Mendengar penegasan Al-Mustaurid, maka ‘Amr mengatakan, “Kalau benar apa yang kamu katakan itu, maka memang mereka adalah bangsa yang paling bijak ketika terjadi huru-hara, bangsa yang paling tabah ketika ditimpa musibah, dan bangsa yang paling baik sikapnya terhadap orang-orang miskin dan orang-orang lemah di kalangan mereka.”
Berita ini menujukkan, bahwa bangsa Romawi pada akhir zaman akan masuk Islam. Dan boleh jadi ditaklukkannya kota Kostantinopel adalah di tangan sekelompok dari mereka, sebagaimana dinyatakan oleh hadist tersebut di atas, bahwa kota itu akan diserbu oleh tujuh puluh ribu tentara keturunan Ishaq.
Dengan demikian bangsa Romawi di akhir zaman akan lebih baik daripada Bani Israel. Karena Dajjal akan diikuti oleh tujuh puluh ribu tentara dai kaum Yahudi Ashfahan.
PADA SUATU SAAT NANTI, PENDUDUK MADINAH AKAN KELUAR DARI KOTA MADINAH
“Mereka akan meninggalkan kota Madinah ketika kota itu dalam keadaan sebaik-baiknya, hanya dipenuhi binatang-binatang liar–yang beliau maksud, binatang-binatang buas dan burung-burung liar. Kemudian keluarlah dua orang gembala dari Muzainah menuju Madinah, dengan menggiring kambing mereka berdua. Namun ternyata kota itu telah sepi. Sehingga manakala keduanya sampai ke Tsaniyatul Wada’, mereka tersungkur pada wajahnya.”
21. DATANGNYA KIAMAT. PENIUPAN SANGKAKALA DAN KEHANCURAN ALAM SEMESTA
Wallahu a’lam bissawab.........................................

Thnks kak mulai skrng sy paham tentang kiamat dan sy mulai berubah
ReplyDelete❤ kak
alhamdulillah:)
ReplyDeleteAlhmdulillah, terima kasih
ReplyDeleteJadi manusia ke mahsyar dulu trus baru kiamat?
ReplyDeleteThankzz kak semoga berkah ilmunya, amminn
ReplyDeleteAssalamualaikum saudara seiman.
ReplyDeleteUntuk penulis situs ini.
Kalau menurut prasangka ana (cuma prasangka ana, bukan sangat yakin wALLAHUalam) urutannya seperti ini :
1. Perang dunia 3 / Perang Nuklir / Armageddon
Dimana tahap ini masih menggunakan senjata dan teknologi perang canggih
2. Ad Dukhon (Bintang berekor) dalam masa 40 hari 40 malam.
Akibat dari Dukhon kekeringan dalam jangka 3 tahun bertahap sesuai hadits
3. Malhamah Kubro yang mana tahap ini mengikuti tahap yang lain seperti :
3.1 Kemunculan Imam Mahdi AS yang mana masa pemerintahannya 7 tahun dalam hadits
3.2 Kita perangi Jazirah arab
3.3 Kita perangi Iran Persia Syiah
3.4 Kita perangi Salibis/NATO/Rum/Romawi/Bani ashfar penaklukan Konstantinopel
Dalam tahap ini kesemuanya perang senjata manual
4. Munculnya Dajjal
5. Munculnya Nabi Isa AS dan terbunuhnya Dajjal
6. Munculnya Yajuj wa Majuj
7. Musnahnya Yajuj Majuj dan meninggalnya Imam Mahdi AS dan Nabi Isa AS
8. Munculnya hewan Dabbah
9. Matahari terbit dari Barat
Dan seterusnya