“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dari khalifah Rasulullah saw. kepada siapa saja yang dibacakan suratku ini dari kalangan mukminin dan muslimin penduduk Yaman. Kesejahteraan atas kalian! Sesungguhnya aku berterima kasih kepada kalian dengan memuji Allah Yang tiada Tuhan selain Dia. Amma ba’du.”
“Sesungguhnya Allah Swt. telah mewajibkan berjihad kepada orang orang yang beriman dan memerintahkan mereka supaya berangkat, baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihad dengan harta dan jiwa mereka di jalan Allah.”
“Jihad adalah fardhu yang telah ditetapkan dan pahalanya di sisi Allah sangatlah besar. Kami telah menyeru orang-orang Islam supaya berangkat jihad inelawan orang-orang Romawi di Syam. Mereka bersegera menyambut seruan itu. Mereka telah memperbaiki niat mereka dan besar harapan mereka untuk mendapatkan pahala. Maka bersegeralah kalian wahai hamba hamba Allah, kepada perkara yang mereka telah bersegera kepadanya. Perbaikilah niat kalian, karena kalian berhadapan dengan satu dari dua kebaikan, bisa jadi mati sebagai syahid atau mendapat kemenangan serta memperoleh harta rampasan.”
“Sesungguhnya Allah Swt. tidak ridha kepada hamba-hamba-Nya yang hanya berkata tetapi tidak berámal. Jihad akan terus berlaku ke atas orang yang memusuhi-Nya hingga mereka beragama dengan agama yang hak dan berhukum dengan kitab Allah.”
“Semoga Allah memelihara agama kalian untuk kalian, memberi petunjuk kepada qalbu kalian, menyucikan ámalan kalian, dan mengaruniakan kalian dengan ganjaran mujahidin yang sabar.”
Abu Bakar mengirimkan surat itu melalui Anas bin Malik r.a.
Demikian tercantum dalam al Mukhtashar (juz 2, hal. 126) dan al Kanz (juz 3, hal. 143).
By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/
