Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Muádz bin Anas r. a., dari Rasulullah saw. bahwa Rasulullah telah memerintahkan para sahabatnya supay a berperang.
Maka ada seorang lelaki berkata kepada isterinya, “Aku akan menunda sebentar keberangkatanku karena ingin mengerjakan shalat bersama Rasulullah saw., kemudian aku akan mengucapkan salam kepadanya dan mengucapkan selamat tinggal, sehingga beliau mau mendoákanku dengan satu doá yang akan menjadi bekálku pada hari kiamat.”
Setelah selesai mengerjakan shalat bersama Rasulullah saw., ia mendekati Rasulullah sambil memberi salam kepadanya. Rasulullah saw. berkata, “Apakah kamu mengetahui berapa lama sahabat-sahabatmu telah mendahuluimu?”
Jawab lelaki itu, “Ya, mereka telah mendahuluiku selama setengah hari.”
Rasulullah saw. bersbada, “Demi Dia yang memegang nyawaku, mereka telah mendahuluimu sejauh antara timur dan barat dalam hal ganjarannya.”
Al Haitsami berkata (juz 5, hal. 284): Dalam sanadnya terdapat Zabban bin Fa’id. Abu Hatim menganggapnya tsiqat, dan sekelompok ulama mendha’ifkannya, sedang para rawi lainnya adalah tsiqat. — selesai.
By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/
