Puasanya Auf bin Hayyah
Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam kitab Mushonif dengan sanad yang shahih dari Qois bin Abi Hazim, dari Mudrik bin Auf al Ahmasi, katanya : Ketika saya duduk disamping Umar r.a. seorang utusan dari an Nu'man bin Muqorrin datang. Umar menanyakan kepsdanya mengenai keadaan orang banyak. Ia pun menyebutkan nama-nama orang yang menjadi korban dari kalangan muslimin berkata, "Si Fulanl telah terbunuh, di Fulan telah terbunuh. Dan yang lainnya, kami mengenalinya."
Umar pun berkata, "Akan tetapi Allah mengenali mereka."
Mereka berkata, "Dan ada seseorang lelaki yang telah menjual dirinya."
Yang dimaksud oleh mereka adalah Auf bin Abu Hayyah al Ahmasi Abu Syubail.
Mudrik bin Auf berkata, "Wahai amirul Mukminin! Demi Allah! pamanku telah didakwa oleh orang banyak bahwa ia telah mencampakkan dirinya kedalam kebinasaan."
Umar pun berkata, "Mereka keliru, akan tetapi ia telah membeli akhirat dengan dunia."
(Kata Qais) Ia telah terbunuh dalam keaddan shaum. sewaktu hampir mati, dibawanya air kepadanya supaya diminum olehnya, sedangkan ia sedang shaum. Tetapi ia enggan meminum hingga ia meninggal dunia." Demikian tercantum dalam kitab al Ishabah (3/122).
Abu Amr al Anshari
Telah berlalu dalam Hadits Muhammad bin Hanafiyah dalam bab "Menahan Rasa Haus", katanya: Aku telah melihatAbu Amr al Anshari r.a.- Ia adalah seorangsahabat yang telah menyertai perang Badar, uhud, dan baiat Aqabah ke-2 - sedang shaum dan gemetaran karena rasa haus yang amat sangat. Ia berkata kepada budaknya, "Celaka kamu, lindungi aku dengan perisai !"
Maka budak itu melindunginya dengan perisai, Kemudian dia mencabut sebatang anak panah dari wadahnya dengan tarikan yang lemah - lalu dia menceritakan hadits itu dengan lengkap.
Dinyatakan dalam Hadits itu bahwa ia meninggal dunia sebelum terbenam matahari. Diriwayatkan juga oleh at thabrani dan al Hakim.
By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/
