Kisah Abu Raihanah, Ammar dan Abbad R.hum. Berjaga Malam
Telah dikemukakan di depan, sebuah hadits Abu Raihanah r.a. dalam Bab “Menahan Udara Dingin Dalam Dakwah”, dalam hadits itu dinyatakan bahwa Rasulullah saw. telah bersabda, “Siapa yang mau meronda pada malam ini, maka aku akan berdoa untuknya dengan doa yang memberikan kemuliaan kepadanya.”
Seorang lelaki Anshar berdiri dan berkata, “Aku, wahai Rasulullah!”
Rasulullah saw. bertanya kepadanya, “Siapakah kamu?”
Jawab lelaki itu, “Fulan.”
Sabda Rasulullah saw., “Mendekatlah.”
Maka ia pun mendekati Rasulullah. Rasulullah saw. memegang ujung bajunya dan berdoa untuknya.
Ketika aku mendengar doa Rasulullah saw., aku pun berkata, “Aku juga siap.”
Tanya Rasulullah saw., “Siapa engkau?”
Kataku, “Abu Rahainah.”
Maka Rasulullah saw. pun berdoa untuk Abu Rahainah dengan doa yang lebih pendek dari doa untuk orang pertama, kemudian bersabda, “Diharamkan api neraka atas mata yang berjaga (meronda) di jalan Allah.”
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Nasa’i, ath Thabarani dan Baihaqi. Dalam hadits Jabir r.a. pada bab “Shalat di jalan Allah” disebutkan: Maka beliau bersabda, “Siapakah orangnya yang bersedia menjaga keselamatan kami pada malam ini?” Seorang lelaki Anshar dan seorang lelaki Muhajirin bersedia untuk memikul tugas itu. Sabda beliau, “Kalian berdua hendaknya mengambil posisi di pintu Syi’b dari lembah itu.”
Kedua sahabat itu adalah Ammar bin Yasir dan Abbad bin Bisyr — lalu ia menceritakan hadits itu dengan panjang lebar. Hadits tersebut diriwayatkan Ibnu Ishaq dan selainnya.
By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/
