Doá Nabi saw. Dalam Perang Uhud dan Khandaq
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Anas r.a. bahwa Rasulullah saw. berdoá pada perang Uhud, “Ya Allah, jika Engkau kehendaki, maka Engkau tidak akan disembah di atas muka bumi ini.”
Riwayat Muslim sebagaimana terdapat dalam al Bidayah (4/ 28).
![]() |
| Kaligrafi |
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Sa’id al Khudri r.a. katanya:
Kami berkata pada perang Khandaq, “Wahai Rasulullah! Adakah doá yang bisa kami ucapkan, karena hati telah naik smpai ke kerongkongan?(karena terlalu takut).”
Jawab Rasulullah saw., “Ya. Ya Allah, tutupilah keburukan kami dan amankanlah ketakutan kami .”
Maka Allah menghalau musuh-musuh-Nya dengan angin ribut yang sangat kencang. Diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim.
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Jabir r.a. bahwa Nabi saw. telah mendatangi masjid al Ahzab, kemudian meletakan kain rida’nya dan bangun sambil mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi, lalu mendoákan keburukan untuk mereka dan tidak mengerjakan shalat. Kemudian beliau datang dan mendoákan keburukan untuk mereka serta mendirikan shalat.
Dikukuhkan dalam kitab Shahih Bukhari dan Muslim, dari Abdullah bin Abu Aufa r.a., katanya: Rasulullah saw. mendoákan keburukan atas golongan kafir, “Ya Allah, Yang menurunkan kitab, Yang memliki hisab yang cepat, musnahkanlah golongan musuh-musuh itu. Ya Allah, musnahkanlah mereka dan goyahkanlah kedudukan mereka.”
Dalam riwayat lain dikatakan, “Ya Allah, musnahkanlah mereka dan bantulah kami dalam mengalahkan mereka.”
Dalam riwayat Bukhari pula dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. telah berdoá, “Tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, Yang menguatkan tentara-Nya, menolong hamba-Nya dan mengalahkan gabungan musuh-musuh dengan bersendirian. Maka tidak sesuatu pun sesudah-Nya.” Demikian tercantum dalam kitab al Bidayah (4/111).
By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/

