Puasa : 10 Manfaat Menahan Lapar dan Dahaga

0

10 Manfaat menahan Lapar

Lapar adalah peristiwa alami yang terjadi pada seseorang yang belum kemasukan makanan ke perutnya. Setiap orang pasti pernah merasakan lapar, baik Orang kaya maupun miskin. Lapar ketika dibiarkan maka akan memasuki tahap berikutnya, yaitu kelaparan. Dalam tahap ini seseorang yang mengalaminya pasti akan tersiksa. Maka dari itu, dewasa ini kita melihat orang- orang, baik di desa maupun di kota, yang mana mereka kerja keras banting tulang peras keringat demi sesuap nasi, yang dengannya mereka akan terhindar dari kelaparan.
Banyak orang beranggapan menahan lapar bisa berakibat buruk bagi kesehatan, karena tubuh kurang asupan giza dari makanan yang masuk kedalam tubuh. Anggapan seperti ini harus segera dihilangkan. karena, sebenarnya banyak manfaat yang bisa dirasakan dari menahan rasa lapar.

Ilustrasi lapar



Imam Ghozali rah. A. berkata bahwa menahan lapar mengandung sepuluh manfaat, diantaranya:

1. Mudah memperoleh kebersihan Hati, menjadi cerdas, dan terbuka mata hatinya. Sebab, apabila sesesorang itu makan kenyang, ia akan malas dan cahaya hatinya akan hilang. Otaknya dikuasai sejenis demam yang mempengaruhi hatinya. Pikirannya menjadi lemah. Bahkan jika seorang anak biasa makan kenyang, daya ingatnya akan menjadi lemah.
2. Hati menjadi lembut dan mudah terpengaruh oleh Dzikir dan amal sholih lainnya. Terkadang seseorang itu berdzikir dengan tawajuh, tetapi hatinya tidak dapat merasakan kemanisan dalam berdzikir.
3. Memiliki sifat tawadhu’ dan rendah hati. Kesombongan yang merupakan puncak kedurhakaan dan kelalaian akan lenyap, karena nafsutidak dapat dikendalikan kecuali dengan menahan lapar.
4. Mendatangkan sifat tidak melupakan orang lain yang terkena musibah, kesusahan, atau kelaparan. Orang yang makan kenyang, sedikitpun tidak dapat merasakan atau membayangkan apa yang dialami oleh orang- orang miskin yang kelaparan.
5. Selamat dari perbuatan dosa, sebab perut yang kenyang merupakan induknya syahwat, sedangkan lapar dapat menghancurkan segala jenis syahwat.
6. Apabila makan kurang, tidur juga akan berkurang, sehingga memudahkan bangun malam. Seseorang yang makan kenyang ia akan merasa haus, dan jika ia banyak minum, maka ia akan tidur dengan nyenyak.
7. Mampu beribadah dengan mudah. Dalam keadaan kenyang akan dating perasaan malas, sehingga dapat menghalangiuntuk melakukan ibadah. Untuk mempersiapkan makan saja diperlukan waktu yang lama. Jika makanan itu dimasak, waktu untuk mempersiapkannya tentu lebih lama lagi. Setelah makan pun orang perlu membasuh tangannya, membersihkan makanan yang menempel di gigi dll.
8. Mengurangi makan dapat menjadikan badan sehat. Kebanyakan semua jenis penyakit yang dialami manusia berasal dari makanan yang masuk dalam tubuh. Apabila banyak makan,maka lemak akan berkumpul di dalam usus dan urat, akibatnya timbul bermacam macam penyakit, sehingga terhalang dari ibadah, dan senantiasa gelisah sehingga menghalangi dikir dan juga piker.
9. Mengurangi makan dapat mengurangi pengeluaran, sedangkan banyak makan, sedangkan banyak makan menyebabkan bertambahnya pengeluaran.
10. Mengurangi makan akan menyebabkan banyak bersedakah, mengutamakan orang lain, berkasih saying, dan menghemat makanan.
Itulah sepuluh manfaat menahan lapar menurut imam Ghozali rah.a. semuanya kembali pada kita, apakah kita berani menahan lapar atau tidak……
Aisyah r.ha. berkata," Permulaan bid'ah kaum muslimin setelah Rosulullah wafat adalah makan kenyang. apabila perut manusia kenyang, maka nafsu mereka tertuju kepada keduniaan.
Syaqiq Balkhi rah.a. berkata," Ibadah adalah pekerjaan yang bengkelnya adalah kesunyian dan alatnya adalah menahan lapar.
Fudhail rah.a biasa berkata pada dirnya sendiri," Engkau takut kelaparan, padahal kelaparan adalah sesuatu yang tidak perlu ditakuti. Apakah kedudukanmua? padahal Rosulullah dan para sahabatnya yang berkedudukan mulia selalu menahan lapar.
Seorang penjahat, perampok, pencuri, ataupun preman tukang palak, mereka semua tidak takut mati. Karena bukan kematian yang mereka takutkan. Akan tetapi, kelaparan-lah yang mereka takutkan, sehingga mereka rela mempertaruhkan nyawanya demi mendapatkan uang yang dengannya mereka bias makan…
Wallahu a’lam bisshowab………………….
Jangan lupa kasih komentar !!!
By. Kisah Sahabat.

Post a Comment

0Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Post a Comment (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !