Tahun Keempat Dari Usia Rasulullah
Pada tahun keempat dari usia Rasulullah, Abu Bakar ash Shiddiq dilahirkan. Pada tahun ketiga belas dari usia baginda Nabi, Umar bin al Khaththab dilahirkan.
Tahun Keempat belas Dari Usia Rasulullah
Pada tahun keempat belas dari usia Rasulullah terjadi perang Fujjar antara Bani Kinanah dan Bani Qais. Rasulullah ada dalam perang itu. Dinamakan perang Fujjar, karena perang itu terjadi pada bulan haram yaitu di dalam bulan Dzul Qa'dah
Di dalam tahun ini juga, terjadi peristiwa Khilful-Fudhul. Dinamakan demikian karena peristiwa itu dihadiri kelompok orang dari Bani Jurhum yang masing-maasing disebut sebagai al Fadhl. Kaum Quraisy saling bersumpah bahwa mereka melarang setiap orang melakukan kezhaliman. Mereka telah mengadakan persepakatan itu dirumah Abdullah bin Jud'an. Didalam peristiwa itu Rasulullah berssabda, "Adalah unta mereah itu lebih aku sukai dari pada datang ke rumah Abdullah bin Jud'an. Tetapi jika aku dijemput aku akan menghadirinya."
Tahun kedua puluh dari Usia Rasulullah.
Pada usianya yang kedua puluh lima tahun Ali bin Abi Thalib dilahirkan di Ka'bah. Muawiyah bin Abu Sufyan dan Muadz bin Jabal dilahirkan selang empat tahun dari kelahiran Ali bin Abi Thalib.
Tahun ketiga puluh Lima Dari Usia Rasulullah.
Waktu usia Nabi tiga puluh tahun, anak perempuannya yang paling dikasihi Nabi, Fatimah az Zahra dilahirkan. Pada tahun itu juga, kaum Quraisy merobohkan Ka'bah dengan tujuan untuk membangun yang baru. Namun setlah siap, timbul perselisihan siapakah yang lebih berhak untuk meletakkan Hajar Aswad ke tempatnya. karena itu, mereka menyuruh Rasulullah untuk mengambil jalan yang damai di kalangan mereka, karena peristiwa itu hampir mencetuskan pertumpahan darah diantara mereka. Maka Rasulullah membentangkan kainnya dan meletakkan Hajar Aswad diatasnya. Nabi memanggil empat orang ketua dari kaum Quraisy itu dan menyuruh mereka memegang ujung kain itu dan mengangkatnya hingga sampai di suatu sudut Ka'bah. Dengan tangan Baginda yang mulia, baginda sendiri meletakkan Hajar Aswad itu. Dengan cara demikian, terhindarlah pertumpahan darah sesama mereka.
Tahun Ketiga Puluh Delapan Dari Usia Rasulullah
Pada waktu usia Rasulullah tiga puluh delapan tahun, lahir tanda-tanda dari permulaan kenabian Rasulullah. setelah melihat kemungkaran dan kesesatan kaumnya, beliau berkhalwat seorang diri daidalam gua Hira untuk mencari kebenaran. Ketika sedang berkhalwat, tiba-tiba baginda mendengar suatu suara, namun baginda tidak dapat melihat seorang pun. Pada usian baginda yang keempat puluh tahun, Jibril a.s. membawa risalah Allah kepada Rasulullah. Turunnya wahyu yang pertama itu ialah pada hari senin.
Tahun Pertama Kenabian
Pada Tahun pertama kenabiannya, baginda Nabi menyampaikan dakwah secara sembunyi-sembunyi. Kecuali pada tahun ketiga dari kerasulannya.
Pada tahun pertama inilah Kadijah binti Khuwalid, Ali bin Abi Thalib, Zaid bin Haritsah dan Abu Bakar as Shiddiq memluk Islam.
Tahun Ketiga Kenabian
Allah memerintahkan supaya Nabi menyampaikan dakwahnya dengan erang-terangan dengan firman-Nya di dalam surat al Hijr ayat ke 94 yang bermaksud : "Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala yang diperintahkan dan berpalinglah dari orang-orang musyrik."
Tahun Kelima Kenabian
Pada tahun kelima kenabiannya, lahirlah Aisyah r.ha. Dalam tahun itu juga, berlangsungnya hijrah yang pertama ke Habasyah. Jumlah sahabat yang menyertai hijrah itu sebanyak sebelas orang lelaki dan empat orang wanita. Turut berhijrah adalah Utsman bin Affan dan Isterinya, Ruqayyah binti Muhammad.
Dalam tahun ini juga , wanita yang pertama syahid di jalan Allah yaitu Sumayyah ibunya Ammar bin Yasir terbunuh karena ditombak oleh orang musyrikin pada kemaluannya.
Tahun Keenam Kenabian
Dalam tahun yang keenam dari kenabian Muhammad. Hamzah bin Abdul Muthalib dan Umar bin al Khaththab memeluk Islam. Selang waktu antara ke-Islaman Hamzah dan Umar ialah tiga hari, Hamzah mendahului Umar dalam memeluk Islam.
Tahun Ketujuh Kenabian
Pada tahun ketujuh kenabiannya, kaum Quraisy memulai dan memutuskan hubungan jual beli dan pernikahan dengan Bani Hasyim dan Bani Muthalib. Mereka menulis perjanjian dan sumph setia ini diatas sehelai kertas dan digantungkan pada Ka'bah. Bani Hasyim dan Bani Muthalib dipulangkan dilembah Abu Thalib selama tiga tahun. Dalam tahun itu juga terjadinya perang antara suku Aus dan Khazraj, perang ini dinamakan Bi'ats.
Tahun kedelapan Kenabian
To be continue....
By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/

