Kisahsahabat.com - Diriwayatkan oleh Abu Nuaim dari Hausyab Dzi Zhulaim,
katanya: Ketika Allah telah memenangkan Muhammad, maka aku menjawab seruan
beliau bersama empat puluh orang penunggang kuda yang dipimpin Abdu Syar.
Mereka mendatangi Rasulullah di Madinah dan menyerahkan sepucuk surat dariku.
Abdu Syar berkata, “Yang manakah diantara kalian yang
bernama Muhammad?”
Mereka yang ada disitu menjawab, “Yang ini.”
Abdu Syar bertanya kepada Rasulullah, “Apa yang engkau bawa
kepada kami? Jika itu adalah sebuah kebenaran, maka kami akan mengikutimu.”
Rasulullah menjawab, “Hendaklah kalian mendirikan shalat,
membayar zakat, jangan menumpahkan darah, mengajak kepada kebaikan dan mencegah
kemungkaran.”
Abdu Syar berkata, “Sesungguhnya ini adalah ajaran yang
baik. Ulurkan tangan engkau agar aku dapat berbaiat kepadamu.”
Nabi bertanya, “Siapakah namamu?”
“Abdu Syar (Yang berarti hamba kejahatan).”
Sabda Rasulullah, “Bukan, namamu adalah Abdu Khair (hamba
kebaikan).”
Maka saat itu juga Abdu Khair berbaiat kepada Rasulullah
atas Islam. Rasulullah menulis surat kepada Hausyab melalui Abdu Khair, maka
Hausyab pun memeluk Islam. Demikian tersebut dalam kitab al Kanz. Ibnu Mandah
dan Ibnu Asakir juga meriwayatkannya, seperti di atas.
By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/
