Penulisan Nama Orang-Orang Yang Berangkat di Jalan Allah
Dikeluarkan oleh Muslim dan Ibnu Abbas r.a. bahwa ia pernah mendengar Nabi saw. bersabda, “Janganlah membiarkan seorang pemuda berdua-duaan dengan seorang wanita, tidak boleh seorang wanita bermusafir sendirian kecuali bersama mahramnya.”
Maka seorang pemuda bangun dan berkata, “Ya Rasulullah! Apakah namaku ditulis untuk berangkat dalam ghuzwah sedangkan isteriku telah berangkat untuk menunaikan haji?”
Rasulullah saw. bersabda, “Pergilah kamu melakukan ibadah hajibers ama isterimu.”
*Tambahan : Kisah tersebut menjadi pelajaran untuk kita, bahwa wanita hendaknya tidak pergi keluar rumah sendirian, apalagi bepergian ketempat yang jauh. Kalaupun terpaksa keluar rumah karena kewajiban (semissal haji atau mencari ilmu) harus disertai mahram. Walaupun bagi mahramnya ada hajat yang mendesak.
By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/
