Diriwayatkan oleh Abu Ya’la, Ibnu Abi Ashim, al Buraqi dari Sa’id bin Manshur dari Ali r.a., katanya: Ketika para sahabat bercerai berai dari Rasulullah saw. pada waktu perang Uhud, aku terus mencari beliau di antara mereka yang telah terbunuh, namun aku tidak menemuinya.
Aku berkata, “Demi Allah, beliau tidak akan lari dan aku tidak melihatnya di antara mereka yang terbunuh, akan tetapi aku melihat kemurkaan Allah atas kami karena apa yang telah kami lakukan, lalu Dia mengangkat Nabi-Nya. Maka tidak ada yang lebih baik bagiku kecuali aku terus berperang hingga terbunuh.”
Lalu aku pecahkan sarung pedangku dan menyerang orang-orang kafir, dan mereka pun memberikan jalan untukku. Di sana aku melihat Rasulullah saw. berada di antara mereka.
Demikian tercantum dalam kitab Kanzul Ummal (5/274). Al Haitsami mengatakan (6/112) hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la, dan dalam sanadnya terdapat Muhammad bin Marwan al Uqaili. Ia dianggap tsiqat oleh Abu Dawud dan Ibnu Hibban, tetapi dianggap dha’if oleh Abu Zurah dan selainnya. Sedang para rawi lainnya adalah rawi-rawi shahih. — selesai.
