Keinginan Barra’ bin Malik Untuk Mati Syahid
SyukronMaba - Diriwayatkan oleh Abu Nuairn dari Anas r.a., katanya: Rasulullah saw. bersabda, “Kadang-kadang orang yang berpakaian dengan dua kain lusuh dan tidak dipedulikan (karena begitu. remeh), jika dia bersumpah dengan nama Allah,. maka Dia akan memperkenankanhya. Di antaranya. adalah al Barra bin Malik.
Pada perang Tustar, tentara musliinin kalah dan mereka berkata kepadanya, “Hai Barra’, berdoalah kepada Rabbmu.” .
Barra’ pun bèrdoa, “Aku memohon kepada-Mu, wahai Rabbku, berikanlah tengkuk-tengkuk mereka kepada kami (untuk kami pancung) dan. pertemukan aku dengan Nabi-Mu.”.
Anas berkata: Maka al Barra’ gugur sebagai syahid.
Demikian tercantum dalam kitab alKanz jtiz 7, hal. 11). At.Tirmidzi juga meriwayatkannya —. semisal hadits tersebut, sebagaimana tersebut dal am at Ishabah Guz 1, hal. 144). .
Diriiwayatkan oleh Hakim (3/291) dari Anas r.a., .katanya: Rasulullah saw. bersabda, “Berapa. banyak di kalangan mereka yang lemah dan dianggap remeh dan hanya punya dua kain lusuh, jika ia berdoa kepada Allah, maka Allah akan mengabulkan permintaannya itu. Di .antara mereka yang seperti itu adalah Barra’ bin Malik r.a..”
Barra’ bertemu dengan sekumpulan orang musyrik yang telah menyerang pasukan Islam dengan dahsyat. Kaum muslimin lalu berkata kepada Barra’, “Hai Barra’! Sesungguhnya Rasulullah saw. telah bersabda: ‘Jika engkau berdoa kepada Allah, pasti Allah akan mengabulkan doamu itu.’ Maka berdoalah kepada Rabbmu.”
Kemudian Barra’ berdoa, “Aku bersumpah kepada-Mu, wahai Rabbku! Berikanlah kepada kami bahu-bahu mereka (untuk dipancung).”
Kemudian mereka bertemu di jembatan lengkung kota as Sus dan mereka menyerang muslimin dengan dahsyat.
Kaum muslimin berkata, “Hai Barra’, berdoalah kepada Rabbmu.”
Barra’ pun berdoa, “Aku bersumpah dengan nama-Mu, wahai Rabbku! Berikanlah kepada kami bahu-bahu mereka (untuk dipancung) dan pertemukan aku dengan Nabi-Mu.”
Maka kaum muslimin diberi oleh Allah pundak-pundak orang-orang musyrik dan al Barra’ terbunuh sebagai syahid. Al Hakim berkata (juz 3, hal. 292): Hadits yang sanadnya shahih, tetapi al Bukhari-Muslim tidak meriwayatkannya. Adz Dzahabi berkata: Shahih. Abu Nuaim meriwayatkannya dalam al Hilyah (juzi, hal. 7) — semisal hadits tersebut.
sumber : http://www.kisahsahabat.com/
SyukronMaba - Diriwayatkan oleh Abu Nuairn dari Anas r.a., katanya: Rasulullah saw. bersabda, “Kadang-kadang orang yang berpakaian dengan dua kain lusuh dan tidak dipedulikan (karena begitu. remeh), jika dia bersumpah dengan nama Allah,. maka Dia akan memperkenankanhya. Di antaranya. adalah al Barra bin Malik.
Pada perang Tustar, tentara musliinin kalah dan mereka berkata kepadanya, “Hai Barra’, berdoalah kepada Rabbmu.” .
Barra’ pun bèrdoa, “Aku memohon kepada-Mu, wahai Rabbku, berikanlah tengkuk-tengkuk mereka kepada kami (untuk kami pancung) dan. pertemukan aku dengan Nabi-Mu.”.
Anas berkata: Maka al Barra’ gugur sebagai syahid.
Demikian tercantum dalam kitab alKanz jtiz 7, hal. 11). At.Tirmidzi juga meriwayatkannya —. semisal hadits tersebut, sebagaimana tersebut dal am at Ishabah Guz 1, hal. 144). .
Diriiwayatkan oleh Hakim (3/291) dari Anas r.a., .katanya: Rasulullah saw. bersabda, “Berapa. banyak di kalangan mereka yang lemah dan dianggap remeh dan hanya punya dua kain lusuh, jika ia berdoa kepada Allah, maka Allah akan mengabulkan permintaannya itu. Di .antara mereka yang seperti itu adalah Barra’ bin Malik r.a..”
Barra’ bertemu dengan sekumpulan orang musyrik yang telah menyerang pasukan Islam dengan dahsyat. Kaum muslimin lalu berkata kepada Barra’, “Hai Barra’! Sesungguhnya Rasulullah saw. telah bersabda: ‘Jika engkau berdoa kepada Allah, pasti Allah akan mengabulkan doamu itu.’ Maka berdoalah kepada Rabbmu.”
Kemudian Barra’ berdoa, “Aku bersumpah kepada-Mu, wahai Rabbku! Berikanlah kepada kami bahu-bahu mereka (untuk dipancung).”
Kemudian mereka bertemu di jembatan lengkung kota as Sus dan mereka menyerang muslimin dengan dahsyat.
Kaum muslimin berkata, “Hai Barra’, berdoalah kepada Rabbmu.”
Barra’ pun berdoa, “Aku bersumpah dengan nama-Mu, wahai Rabbku! Berikanlah kepada kami bahu-bahu mereka (untuk dipancung) dan pertemukan aku dengan Nabi-Mu.”
Maka kaum muslimin diberi oleh Allah pundak-pundak orang-orang musyrik dan al Barra’ terbunuh sebagai syahid. Al Hakim berkata (juz 3, hal. 292): Hadits yang sanadnya shahih, tetapi al Bukhari-Muslim tidak meriwayatkannya. Adz Dzahabi berkata: Shahih. Abu Nuaim meriwayatkannya dalam al Hilyah (juzi, hal. 7) — semisal hadits tersebut.
sumber : http://www.kisahsahabat.com/

