Puasanya Nabi dan Para Sahabat ketika di Jalan Allah Dalam Cuaca Yang Panas
Diriayatkan oleh Muslim (1/357) dari Ummu Darda' r.ha., katanya, Abu Darda berkata : Kami menyertai Rasulullah dalam beberapa perjalanan ditengah cuaca yang sangat panas, sehingga ada seorang laki-laki meletakkan tangannuya diatas kepalanya untuk menahan panas matahari. Dan tidak ada seorang pun diantara kami yang puasa kecuali Rasulullah dan Abdullah bin Rawahah.
Dalam riwayat Muslim yang lain, dari Ummu Darda' r.ha. dari Abu Darda' katanya: Kami berangkat bersama Rasulullah pada bulan Ramadhan dalam cuaca yang panas terik. Kemudian dinyatakan seperti hadits diatas.
Diriwayatkan juga oleh Muslm (1/356) dari Abu Said al Khudri r.a., katanya : Kami berangkat untuk perang menyertai Rasulullah pada bulan Ramadhan. Di antara kami ada yang puasa dan ada yang tidak.
Maka orang yang puasa tidak marah kepada yang tidak puasa, begitu pula sebaliknya. Mereka berpendapat bahwa barangsiapa mempunyai kekuatan, lalu ia puasa, maka itu suatu kebaikan baginya. Barangsiapa yang merasa tidak kuat dan lemah, lalu ia tidak puasa, maka itu pun baik baginya.By. Kisah Sahabat. http://www.kisahsahabat.com/
