SyukronMaba - Diriwiyatkan Oleh Syeikh Syarofuddin, Seorang mursyid thariqah yang berdiam di daerah Zawiyah Al Khattab, Mesir. Bahwa suatu ketika Syekh Utsman Al Khattab sedang pergi naik haji bersama gurunya, Syeikh Abu BakarAd Daqdusi. Dan Syaikh Utsman tidak menyia-nyiakan kesempatan yang sangat berharga ini. Ia kemudian meminta suatu permintaan kepada gurunya yang konon statusnya juga “wall” agar dipertemukan dengan Wall Qutub / Aqtab / Quthubul Ghauts yang hidup di jaman itu.
Sang Guru, Syekh Abu bakar Ad Daqdusi menjawab permintaan santri kesayangannya : “Wahai Ustman, engkau tidak bisa bertemu dengannya, karena melihat wajahnya pun engkau tak akan mampu
Syaikh Utsaman menjawab,”tidak mengapa guru, apapun yang terjadi saya harus bertemu dan melihatnya secara langsung
Sang Guru pun menjawab: “Baiklah wahai Utsman, jika itu memang keinginanmu, sekarang silahkan tunggu di tempat antara maqam ibrahim dan sumur zam-zam, tetap disitu dan jangan kemana-mana”
Kemudian setelah Syekh Utsman menunggu di tempat antara maqam ibrahim dan sumur zam-zam, datanglah wali Qutub yang ditunggu-tunggu itu.
Alangkah terkejutnya Syeikh Utsman, karena tiba-tiba saja Ãa tak bisa mengendalikan anggota tubuhnya, tak disangka tiba-tiba saja kepalanya tertunduk sampai jenggotnya menyentuh kakinya.
Dan akhirnya, Syaikh Utsman pun percaya dengan apa yang dikatakan oleh gurunya Syaikh Abu Bakar Ad Daqdusi, jangankan menatap wajahnya, melihat ke arah tubuh sang Wall Qutub saja Ãa tidak mampu. hal ini dikarenakan haÃbah (wibawa) sang wall yang sangat luar biasa.
