Seiring berlalunya zaman demi zaman semenjak diutusnya Nabi terakhir, Rosulullah. Banyak terjadi terjadi kemerosotan umat islam dalam segi Iman dan Taqwanya kepada Allah Robbul ‘Alamin. Hal ini memang sudah menjadi sunnatullah, ketetapan Allah yang pasti akan terjadi, sebagaimana sabda Nabi :
“Sebaik-baik kurun/ masa adalah masaku, kemudian masa setelahnya, kemudian masa setelahnya, kemudian masa setelahnya.”
Hadits diatas menggambarkan keadaan umat islam dalam fase terbaiknya. Yaitu dari masa terbaik, masa pada saat Rosulullah masih ada ditengah-tengah para sahabat. Kemudian generasi berikutnya, yaitu generasi para sahabat Nabi. Kemudian genearsi setelahnya, yaitu generasi tabi’in. terakhir generasi tabi’ut tabi’in. setelah generasi terakhir yang disebutkan oleh Nabi, maka menandakan bahwasanya tidak ada lagi masa generasi terbaik setelahnya. Walaupun umat islam memiliki kemajuan dalam ilmu, tekhnologi, dan menguasai dunia. Hal ini tidak lantas menjadikan lebih baik dari zaman terbaik yang sudah disebutkan diatas.
Umat islam telah melewati beberapa zaman semenjak zaman Rosulullah, mulai dari Zaman Nubuwah, Zaman Khilafah, Zaman Mulkiyah, Zaman Jababiroh. Dan untuk Zaman yang disebutkan terakhir, kita umat islam sedang mengalaminya, zaman dimana Allah mengirimkan kepada kita pemimpin-pemimpin yang banyak berbuat zalim kepada umat islam, sering menghalang- halangi umat islam untuk menyempurnakan ibadahnya.
Umat islam nantinya akan memasuki tahap zaman yang terakhir, yaitu zaman khilafah ‘alaa Minhajinnubuwah (khilafah yang mengikut manhaj Nubuwah), yaitu ketika turunnya Nabi Isa dan Imam Mahdi. Walaupun Rosulullah sudah memastikan umat islam akan mengalami kemorosotan, kita lantas tidak boleh berpangku tangan melihat umat islam semakin jauh dari ajaran islam. Dan walaupun Rosulullah sudah memastikan akan kembalinya umat islam dalam kejayaan, kita juga tidak boleh berpangku tangan, hanya menyaksikan tanpa ada usaha untuk ikut mengembalikan kejayaan umat islam.
Kemerosatan umat islam akhir zaman hanya akan bisa diperbaiki kalau mencontoh orang yang telah sukses memperbaiki keadaan jahiliyah menjadi zaman ilmiyah, yaitu Rosulullah. Apapun inovasi yang dilkukan untuk memperbaiki kerusakan umat islam sekarang ini tidak akan berhasil kalau tidak mencontoh cara yang dilakukan Rosulullah. Anas bin Malik mengatakan, “Tidak akan menjadi baik umat ini (islam) kecuali menempuh cara perbaikan yang pertama”
Ketika suatu barang mengalami kerusakan yang sama untuk yang kedua kalinya, pasti untuk memperbaikinya tinggal mencontoh cara memperbaiki pertama kalinya.
Mau jadi penonton saja ketika umat islam mengalami kemajuan terakhir kalinya….??????

